Search
Rabu 24 Juli 2024
  • :
  • :

Kementerian Kominfo Ingatkan Aturan Menara Bersama

MAJALAH ICT – Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali mengingatkan para operator telekomunikasi agar status kepemilikan menara yang digunakannya sesuai dengan aturan Menara Bersama. Demikian ingatan itu disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S Dewa Broto di Jakarta.

"Salah satu yang diatur dalam aturan itu adalah masalah status kepemilikan menara. Bisnis penyediaan menara secara tegas menutup peluang bagi investor asing menguasai secara langsung," kata Gatot. Ditambahkannya, operator yang masih menguasai menara secara langsung atau melalui anak usahanya seharusnya menyesuaikan dengan aturan itu.

Menurut Gatot, pembangunan dan penyediaan menara telekomunikasi bersama diatur di dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri No. 18/2009, Menteri Pekerjaan Umum No. 07/PRT/M/2009, Menkominfo No. 19/PER/M.Kominfo/3/2009, dan Kepala BKPM No. 3/P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi, yang ditetapkan dan mulai berlaku sejak 30 Maret 2009.

Aturan tersebut, kemudian pada pertengahan tahun 2011 direvisi khususnya terkait Pasal 28. Pasal ini menyebutkan tentang penggunaan satu menara bersama (tower sharing) di satu lokasi jika terdapat beberapa menara. Ketika itu, operator-operator meminta masa transisi hingga akhir Desember 2012 karena terkait masa sewa dan perizinan. 

"Hal yang harus diingat pada revisi tahun 2011 silam itu adalah masalah implementasi penggunaan satu menara. Nah, sekarang aturan ini harusnya berlaku penuh dua tahun setelah disahkan," jelas Gatot. Menurutnya, operator harus secepatnya memiliki rencana bisnis terhadap menara yang masih dimilikinya, terutama bagi operator yang sahamnya dikuasai oleh investor asing. 

"Kita sadar operator itu banyak yang sewa menara ke penyedia menara, tetapi ada juga yang masih menguasai langsung atau melalui anak usahanya. Tidak dipungkiri operator di Indonesia ini kan ada asingnya," ujar Gatot.