Search
Kamis 24 September 2020
  • :
  • :

Kementerian Kominfo Koreksi Pengakuan Telkomsel Soal Izin LTE FDD

MAJALAH ICT – Jakarta. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan bahwa  hingga kini belum pernah mengeluarkan lisensi untuk  long term evolution (LTE) dengan teknologi frequency divition duplex (FDD). Penegasan itu disampaikan Anggota Badan Regulasi telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono.

Menurut Nonot, pemerintah rencananya baru akhir tahun 2013 ini baru siap membuka LTE berbasis time division duplex (TDD) di spektrum 2,3 GHz. Penyusunan materi rancangan peraturan menteri Kominfo terkait LTE TDD tersebut rencananya akan selesai pada November mendatang.

“Meski belum jelas kapan lisensi LTE FDD akan dibuka, namun sejumlah operator  telekomunikasi telah berkali-kali  melakukan uji coba. Penyelenggaraan Konfrensi Tingkat Tinggi APEC di Bali beberapa waktu lalu menjadi puncaknya,” kata Nonot sebagai dikutip dari laman resmi Kementerian Kominfo. Menurut dia, sejumlah operator berlomba-lomba membuka layanan LTE bagi peserta konfrensi dari dalam dan luar negeri. 

Pernyataan Nonot nampaknya mengkoreksi pengakuan perusahaan telepon seluler anak perusahaan BUMN PT Telkom, PT Telkomsel, yang mengklaim telah mendapatkan izin komersial untuk menggunakan teknologi seluler terkini generasi ke-4 (4G) LTE. Seperti disampaikan Direktur Sales PT Telkomsel, Mas’ud Khamid.

Menurut Mas’ud, perizinan terhadap Telkomsel memang belum dikeluarkan sekarang, namun menanti hingga Desember mendatang. Saat ini, pemerintah masih disibukan dengan nasib operator WiMAX yang juga meminta untuk dapat menggunakan teknologi LTE. "Akhir tahun ini pemerintah memberikan izin komersialisasi 4G LTE," ungkapnya.

Dijelaskan Mas’ud, sebelum pemerintah mengeluarkan izin komersialisasi, Telkomsel akan melakukan uji coba 4G LTE di Jakarta dan Surabaya. "Di Bali ini kami uji coba terlebih dahulu karena kebetulan ada momen KTT APEC," ujarnya. Selama penyelenggaraan APEC di Bali, Telkomsel sudah menjual SIM Card Telkomsel APEC berbasis 4G LTE, meskipun belum ada regulasasi komersialisasi pelayanan akses data berkecepatan tinggi itu. Artinya, komersialisasi 4G sudah dilakukan Telkomsel.

Apa yang disampaikan Telkomsel nampaknya senada dengan yang disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring. Menurut Tifatul, izin komersialisasi 4G akan dikeluarga Desember 2013 sebagai apresiasi operator yang sudah melakukan uji coba 4G LTE guna mendukung perhelatan APEC. Namun Tifatul tidak mengatakan apakah hanya Telkomsel yang akan mendapat izin atau operator yang melakukan trial 4G di Bali ini, seperti XL axiata dan Indosat, juga.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *