MAJALAH ICT – Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah memberikan manfaat yang begitu besar bagi bidang kehidupan. Mulai bidang bisnis, sosial bahkan bidang teknologi yang mempermudah masyarakat melakukan bisnis dan hubungan sosial antara satu dengan yang lain. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Suprawoto.
"Masyarakat semakin familiar dengan komputer dan internet namun kenyataannya saat ini, TIK masih erat kaitannya dengan maskulin kita," kata Suprawoto. Suprawoto menyebutkan berdasarkan penelitian tahun 2007, dilakukan akademi for education deploment, dilaporkan hasil studinya bahwa dari 33 negara, terlihat pengguna internet dinegara berkembang kurang dari satu persen dari total pengguna populasi. Sedangkan kaum wanita penggunakan internet hanya 22 persen di Asia, 8 persen di Amerika Latin, 6 persen di Timur Tengah, dan hanya sedikit di afrika.
Ditambahkannya, peran perempuan dalam perkembangan teknologi informasi masih minoritas dibandingkan dengan banyaknya jumlah laki-laki yang masih memegang peranan penting dalam TIK. Semesti kondisi global dan perkembangan TI, menurut para pekerja d bidang TI untuk menciptakan dan menerapkan dan menggunakan harusnya bisa dimaksimalkan. "Begitu juga peranan perempuan dalam pekerjaan lebih mendominasi bidang administrasi seperti, memasang kompunen eletronik, memasuki data, operator komputer dan sejenis lainnya."Katanya
Namun, lanjutnya, tidak banyak kaum perempuan berprofesi sebagai ilmuwan bidang komputer dan programer jadi menurut batasan tadi para perempuan sedikit sekali dalam prospek di bidang TI. KE depannya, diharapkan perempuan membawa perubahan di era manual menuju ke era digital. "Ini momentum yang sangat bagus," katanya.

















