Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Kinerja Membaik, Indosat Ooredoo Raih Laba Rp.845,4 Miliar

MAJALAH ICT – Jakarta. Kinerja PT Indosat Ooredoo Tbk nampaknya membaik. Hal itu tercermin dari dibukukannya laba bersih sebesr Rp.845,4 miliar per 30 September 2016. Padahal, pada periode yang sama tahun 2015, Indosat masih menderita rugi bersih Rp.1,1 triliun.

Dari Keterbukaan Informasi di bEI, Indosat mendapatkan kenaikan pendapatan hingga 9,9 persen menjadi Rp.21,5 triliun. Untuk EBITDA naik 10,5 persen menjadi Rp.9,5 triliun dari Rp.8,6 triliun. Adapun margin  EBITDA naik 4,4 persen. Adapun beban perseroan mengalami peningkatan 5,5 persen menjadi Rp.18,7 triliun dari Rp.17,7 triliun.

Dari segi pendapatan, pendapatan selular, data tetap dan telepon tetap masing-masing memberikan kontribusi sebesar 83%, 14%, dan 3% terhadap pendapatan perusahaan. Jumlah pelanggan selular pada akhir sembilan bulan tahun 2016 mencapai 81,6 juta pelanggan. Pendapatan Data Tetap meningkat sebesar 6,7% dibandingkan sembilan bulan tahun 2015, utamanya disebabkan pertumbuhan bisnis layanan IT yang disumbang dari Lintasarta. Sementara pendapatan Telepon Tetap (Telekomunikasi Tetap) turun sebesar 16,9% dibandingkan sembilan bulan tahun 2015 yang disebabkan turunnya trafik dan menguatnya nilai tukar Rupiah terhadap Dlar Amerika Serikat.

Diungkapkan, pada periode ini, porsi utang dalam dolar yang dicatat perseroan berkurang secara signifikan dari 505,6 juta dolar AS pada 2015 menjadi sebesar 186,4 juta dolar AS, atau 12,0% dari total utang. Penurunan porsi utang sebesar 63,1% ini sesuai dengan rencana Indosat Ooredoo untuk mengurangi pengaruh fluktuasi mata uang terhadap laba/rugi bersih Perusahaan.

Utang dari pinjaman bank dan obligasi turun 12,0% dibanding tahun lalu, mewakili penurunan utang beredar sebesar Rp.2,7 triliun dibandingkan periode yang sama di tahun 2015.