Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Koalisi Tiga Operator Telekomunikasi Sukseskan Kereta Commuter Jakarta

MAJALAH ICT – Jakarta. Tiga operator telekomunikasi, PT Telkom, PT XL Axiata dan PT Indosat berkoalisi menyukseskan kereta communter Jakarta yang dikelola PT KCJ. Koalisi ini dimaksudkan untu pengisian saldo e-ticketing KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Jabodetabek melalui pengisian saldo dompet elektronik operator telekomunikasi tersebut. Untuk memperbaiki dan mempermudah layanan, kerjasama e-ticket dengan tiga operator tersebut diharapkan akan meningkatkan respon positif dari penggunanya.

Pengguna jasa KRL Jabodetabek, sejak Juli tahun lalu,  menggunakan tiket elektronik untuk membayar ongkos perjalanan KRL. Tiket elektronik ini menerapkan sistem tarif progresif, dimana pengguna layanan KRL hanya membayar sesuai jarak perjalanannya. KCJ sebagai pengelola menerbitkan dua jenis tiket elektronik yaitu Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjaminan (THB) atau tiket satu kali pakai. Dengan menggunakan KMT yang memiliki saldo minimum tujuh ribu rupiah, pengguna jasa tidak perlu lagi antre di loket setiap akan melakukan perjalanan. Saldo akan dikurangi langsung tiap kali melakukan perjalanan.

Dengan kerja sama yang dilakukan tiga oeprator tersebut, pengguna tidak perlu antre lagi melakukan pengisian saldo, cukup mengaktifkan akun uang elektroniknya melalui Indosat Dompetku, XL Tunai, dan Telkom T-Money. Saat mengisi ulang KMT, pengguna harus memasukkan 16 digit nomor kartu yang tertera di bagian belakang KMT. KMT yang telah diisi ulang kemudian harus diletakkan di vending machine stasiun untuk menuntaskan proses reloadatau transfer dana dari uang elektronik provider telekomunikasi ke KMT.

Saat ini, tiket elektronik KRL Jabodetabek sudah mencapai 600 ribu transaksi setiap harinya. Dan untuk pengisian, vending machine sudah tersedia di tiga stasiun, yaitu Sudirman, Bogor dan Jakarta Kota. Rencananya akan dipasang di 20 stasiun KRL Jabodetabek lainnya, sampai kemudian tersedia di seluruh 66 stasiun KRL Jabodetabek.

Menurut Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk dukungan XL terhadap kemajuan moda transportasi Indonesia. XL Tunai dapat digunakan untuk mengisi saldo KMT KRL Jabodetabek. Hasnul juga berharap, kerja sama ini akan semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan semakin mendorong animo masyarakat, terutama dari kalangan pelanggan XL untuk menggunakan Commuterline sebagai moda transportasi utamanya, sehingga bisa mengurangi kemacetan di Jabodetabek.

Hasnul menambahkan, dalam pengisian melalui XL Tunai pelanggan diuntungkan karena tidak perlu mengantri. Namun pelanggan akan dikenakan biaya admin sebesar Rp 2.500 per transaksi isi saldo multi trip, dan Rp 350 untuk THB nantinya. Keunggulan XL Tunai memang ada pada kemudahan dalam mengakses menu XL Tunai untuk pengisian KMT ini. Cukup tekan *123*120# dan pilih "Pembayaran”. Tidak ada pemotongan pulsa tambahan maupun pemotongan saldo XL Tunai.

Sementara itu, President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli, menyatakan bahwa  hadirnya layanan uang elektronik untuk isi ulang KMT secara terintegrasi ini merupakan sebuah keharusan untuk memberikan kemudahan sistem pembayaran transportasi bagi pengguna KRL sekaligus pelanggan telekomunikasi. Plus kerjasama ini juga upaya mendukung program pemerintah dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kualitas sistem transportasi di Indonesia secara keseluruhan.

Executive General Manager Solutions Convergence Division PT Telkom, Achmad Sugiarto, menyampaikan bahwa setelah sukses membantu penyiapan e-ticketing KCJ dan dilanjutkan dengan vending machine untuk TopUp, Telkom juga menyediakan mobile apps TMoney yang dapat di download secara gratis di Google Play untuk melakukan isi ulang kartu multi trip.