Search
Sabtu 19 September 2020
  • :
  • :

Kominfo Dukung Pengembangan Kapasitas Remaja Perempuan Indonesia Bidang STEM

MAJALAH ICT – Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika mendukung upaya pengembangan kapasitas remaja perempuan dalam bidang sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM). Bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kominfo mengapreasiasi Program Girls4Tech yang diinisiasi  Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation dan Mastercard untuk menginspirasi remaja perempuan Indonesia usia 10 – 15 tahun untuk mengejar karier di bidang STEM.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti menyatakan, semua pihak harus bergandeng tangan untuk mewujudkan transformasi digital nasional. Termasuk untuk meningkatkan keterlibatan siswa perempuan serta mengurangi kesenjangan gender di bidang STEM. 

“Kita harus bergandeng tangan semua, dari pemerintah, swasta, akademisi dan berbagai bidang untuk mewujudkan arahan Bapak Presiden Joko Widodo tanggal 14 Agustus yang lalu dalam pidato kenegaraan. Beliau menekankan Indonesia betul-betul harus meningkat dalam transformasi digital nasional,” ujarnya dalam Dialog Empowering Girls Reshaping the Future dan Peluncuran Program Girls4Tech secara daring dari Jakarta, Selasa (15/09/2020).

Menurut Sekjen Niken, sebagai program prioritas pemerintah ada lima hal yang dilakukan untuk mewujudkan transformasi digital. “Ada lima arahan dari bapak presiden yang pertama agar dilakukan percepatan perluasan akses internet dan peningkatan infrastruktur digital,  agar dipersiapkan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis; ketiga agar integrasi dan pembangunan pusat data nasional ini dipercepat, keempat agar disiapkan regulasi skema skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital secepat-cepatnya dan kelima agar disiapkan kebutuhan SDM talenta digital,” paparnya.

Dalam arahan kelima, itu menurut Sekjen Kementerian Kominfo termanifestasi dalam kebijakan prioritas kementerian di bidang infrastruktur, adopsi teknologi dan percepatan pembentukan regulasi. “Kami berkomitmen untuk merealisasikan arahan dari bapak presiden dengan mengembangkan ekosistem digital indonesia secara komprehensif,” tandasnya. 

Khusus untuk generasi penerus, Sekjen Niken mengharapkan agar Program Girls4Tech bisa dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk mengikis kesenjangan gender. “Sehingga kita memiliki inisiatif inisiatif serupa di seluruh penjuru Nusantara. Agar tidak ada lagi kesenjangan gender khususnya dalam bidang STEM. Melalui program ini saya berharap peranan perempuan Indonesia dalam bidang STEM semakin luas,” harapnya.

Sekjen Kementerian Kominfo menyebutkan saat ini Indonesia memiliki kebutuhan 600 ribu orang talenta digital setiap tahunnya. Namun, kebutuhan itu tidak bisa dipenuhi oleh dunia perguruan tinggi. “Karena itu juga perlu akselerasi akselerasi di dalam mendidik generasi muda di bidang digital ini. Kementerian Kominfo menginisiiasi Digital Talent Scholarship, beasiswa pelatihan digital bekerja sama dengan perusahan teknologi global. Ada juga sertifikasi gobal. Tujuannya sesuai dengan arahan Presiden di era digitalisasi ini tidak boleh menjadi pangsa pasar SDM dari negara-negara asing bagi tenaga kerja khususnya di bidang digital,” ungkapnya.

Dalam acara itu hadir pula secara daring Kepala Pusat Data dan Informasi Kemdikbud Muhammad Hasan Chabibie; Presiden Divisi Pasar Asia Tenggara Mastercard, Safdar Khan; CEO/Founder YCAB Foundation, Veronica Colondam serta Pimpinan Dampak Sosial dan Filiantropsi Mastercard Indonesia, Charlie Hartono.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *