Search
Kamis 13 Juni 2024
  • :
  • :

Manajemen Go-Jek Berjanji akan Perbaiki Kebijakan

MAJALAH ICT – Jakarta. Didemo ‘karyawannya’, Go-Jek Indonesia berjanji akan memperbaiki kebijakan yang telah diambil, yang dianggap mendapat banyak keluhan dari peng-Go-Jek. Manajemen juga berharap bahwa pengemudi Go-Jek dapat memberikan aspirasinya secara damai.

Dalam keterangan tertulisnya, manajemen GoJek mengaku menerima banyak keluhan terkait kebijakan baru yang di dalamnya ada unsur penyelesaian order dan penilaian performa. "Saat ini kami menerima banyak keluhan terkait penyelesaian order," katanya.

Namun, menurut manajemen, Go-Jek akan selalu mengedepankan indikator kesejahteraan mitra, kepuasaan pelanggan dan keberlanjutan bisnis. "Dengan bersama memperbaiki ini, maka pelayanan terhadap pelanggan dapat meningkat. Hal itu adalah kunci utama bagi peningkatan pendapatan mitra pengemudi," jelas manajemen Go-Jek.

Selain itu, pihak manajemen juga berharap bahwa aksi yang dilakukan sebagian peng-Go-Jek tidak menggangu peng-Go-Jek lainnya dan dilakukan dengan damai dan penuh niat baik. Semoga tidak mengganggu mitra lain, sebab masih lebih banyak lagi pengemudi yang bekerja seperti biasa," ajak manajemen Go-Jek.

Seperti diketahui, hari ini (3/10/2016), pengemudi aplikasi ojek online, Go-Jek, melakukan unjuk rasa terhadap manajemen Go-Jek, dan juga menyampaikan rasa keprihatinannya kepada wakil rakyat di DPR. Pengemudi ojek online yang tergabung dalam Solidaritas Gojek Indonesia berasal dari Jakarta, Depok dan Bekasi.

Para pengemudi yang berciri khas dengan jaket hijaunya tersebut, memprotes manajemen Go-Jek yang tidak transparan dalam masalah keuangan. Salah seorang pengemudi bernama Udin menyampaikan, aksi ini merupakan kelanjutan yang sebelum-sebelumnya juga mereka lakukan.

Menurutnya, semua dikarenakan performa peng-Go-Jek yang dinilai kian memburuk, yang berkorelasi dengan pendapatan yang didapat, terutama bonus. Karenanya, tak mengherankan jika Peng-Go-Jek merasa diri mereka ditindas oleh manajemen. Apalagi, manajemen Go-Jek sendiri baru saja menerima dana sekitar sekitar 500 juta dolar AS atau sekitar Rp. 6,6 triliun.