Search
Minggu 14 Juli 2024
  • :
  • :

Mantan Dirut Jadi Menterinya, Telkom Gencar Mendukung Pariwisata

MAJALAH ICT – Jakarta.Mantan Direktur Utama Telkom Arief Yahya, kini dipercaya menjadi Menteri Pariwisata Kabinet Kera Jokowi-JK. Seperti ingin memberikan dukungan penuh terhadap mantan Dirutnya, Telkom secara berkomitmen dalam mendukung kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia melalui pariwisata.

Setelah sebelumnya Telkom mendukung sektor pariwisata di Indonesia melalui peresmian Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu, kali ini Telkom siap menunjukkan komitmennya melalui peresmian Layanan Web Commerce dan E-Ticketing Keraton Kasepuhan Cirebon yang diresmikan oleh Gusti Sepuh XIV Kesultanan Cirebon Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, CEO PATA (Pacific Asia Travel Association) Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetjo, dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin. Sebelumnya Telkom dan PATA Chapter Indonesia telah menandatangani PKS tentang Pengelolaan E-ticketing dan Web Commerce di Keraton Kasepuhan Cirebon dan Taman Air Sunyaragi pada tanggal 18 Agustus 2014.

Telkom dan PATA Indonesia Chapter sepakat untuk melakukan kerjasama pengembangan infrastruktur, sarana dan prasarana yang terintegrasi berbasis ICT untuk industri pariwisata Indonesia. PATA Indonesia Chapter adalah asosiasi regional yang berperan sebagai katalis bagi pengembangan industri pariwisata Asia Pasifik dengan anggota dari pihak swasta dan pemerintah. PATA mendorong pertumbuhan pariwisata yang bernilai, berkualitas dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. Salah satu cara PATA Indonesia Chapter untuk meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata terintegrasi adalah melalui penerapan sistem manajemen destinasi online.

Muhammad Awaluddin mengatakan, Telkom siap mendukung pariwisata Indonesia untuk menjadi destinasi utama pariwisata dunia, serta mewujudkan target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2019 melalui penyediaan infrastruktur ICT yang disinergikan dengan budaya Indonesia. Sejalan dengan PATA Indonesia Chapter, untuk meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata terintegrasi, Telkom memberikan solusi layanan destinasi online seperti e-commerce dan e-ticketing. Seperti yang saat ini diresmikan yakni web commerce www.royalkasepuhancirebon.com dan e-ticketing Keraton Kasepuhan Cirebon. Untuk penyediaan layanan tersebut, Telkom juga menggandeng Finnet selaku anak usaha yang turut berperan sebagai payment gateway.

"Penerapan web commerce dan e-ticketing di Keraton Kasepuhan Cirebon ini adalah hal yang sangat menarik karena mengkolaborasikan antara culture dengan ICT. Hal ini menjadi sangat penting bagi kelestarian budaya kita, seperti kita ketahui bersama bahwa perkembangan informasi dan teknologi yang ada membuat persebaran informasi tentang suatu tempat dan budayanya yang khas menjadi tidak ada batasnya. Budaya adalah hal yang selalu menarik bagi wisatawan asing dari negara maju dan mereka memiliki kecenderungan mencari informasi terlebih dahulu mulai dari akomodasi, event, makanan khas sampai dengan budaya yang menarik melalui online. Dengan memunculkan keunikan budaya Cirebon melalui destinasi Keraton Kasepuhan Cirebon secara online maka telah meng-connect-kan warisan budaya Cirebon dengan dunia, Inilah yang saya sebut when culture meets technology," ungkap Awaluddin.

Selanjutnya Awaluddin menambahkan, sebagai bukti nyata keseriusan Telkom dalam mendukung pertumbuhan dunia pariwisata, saat ini Telkom sedang mengembangkan platform digital tourism hub yang nantinya akan mengintegrasikan ekosistem stakeholder kepariwisataan Indonesia melalui ICT. Telkom juga sedang mengembangkan konten digital untuk mendukung promosi kepariwisataan Indonesia yang akan didistribusikan melalui Platform Digital UseeTV yaitu channel digital khusus pariwisata Indonesia dengan konten yang dibuat secara kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan akademisi. Selain itu, saat ini Telkom juga turut serta mempromosikan budaya lokal melalui film-film pendek yang dapat dinikmati melalui mobile application atau disebut Sinema Online (sinemol).

Dengan adanya penerapan sarana promosi pariwisata yang terintegrasi, diharapkan kawasan wisata Keraton Kasepuhan Cirebon dan Taman Air Sunyaragi dapat menjadi salah satu destinasi utama pariwisata Indonesia dan mampu membawa nama Indonesia mendunia.