Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

‘Masque Attack’ Mengancam, Apa Upaya Apple Melindungi Pengguna iPhone dan iPad?

MAJALAH ICT – Jakarta. iPhone dan iPads ternyata rentan terhadap eksploitasi yang dikenal sebagai Masque Attack. Ancaman ini bahkan disebut oleh perusahaan keamanan Amerika Serikat FireEye lebih besar dari WireLurker, sebuah malware yang menargetkan pengguna di Cina, yang ditemukan pekan lalu. Diungkapkan juga, rincian tentang kerentanan telah ditemukan di iOS yang memperbolehkan untuk mengunduh aplikasi lain termasuk men-dowload perangkat lunak berbahaya setelah aplikasi awal terinstalasi.

Selain FireEye, US-CERT juga memberikan peringatan senada akan potensi bahaya besar dari Masque Attack ini. Dikatakan bahwa kerentanan memungkinkan penyerang untuk menggantikan aplikasi iOS dengan malware dalam kondisi yangs eperti sekarang ini ada.

Meski beberapa pihak khawatir, Apple menangapi hal tersebut dengan santai-santai saja. "Kami merancang OS X dan iOS dengan built-in perlindungan keamanan untuk membantu melindungi pelanggan dan memperingatkan mereka sebelum menginstal perangkat lunak berpotensi berbahaya. Kami tidak mengetahui adanya pelanggan yang benar-benar telah terkena serangan ini. Kami mendorong pelanggan untuk hanya men-download dari sumber terpercaya seperti App Store dan memperhatikan setiap peringatan karena mereka men-download aplikasi. Perusahaan pengguna juga harus menginstal aplikasi dari situs aman perusahaan mereka," kata Apple melalui iMore.

Himbauan Apple nampaknya sama dengan apa yang disampaikan US CERT. "Jangan menginstal aplikasi dari sumber selain Apple App Store resmi atau organisasi Anda sendiri. Jangan klik "Instal" dari pihak ketiga saat melihat pop-up di halaman situs. Ketika membuka sebuah aplikasi, jika iOS menunjukkan peringatan "Untrusted App Developer" peringatan, klik "Unistall" dan segera hapus aplikasi tersebut.