Search
Minggu 18 Januari 2026
  • :
  • :

Mengaku Kesal dengan Ulah NSA, Ternyata Google Sesungguhnya Mesra dengan NSA

MAJALAH ICT – Jakarta. Perusahaan mesin pencari terbesar di dunia yang juga pembesut Android, Google, selama ini mengesankan kekesalannya pada pihak National Security Agency (NSA) yang dianggap mencapuri privasi pengguna Google grup, termasuk YouTube. Namun, kekesalan itu dinilai hanya sebagai pencitraan belaka, padahal di belakang semua itu, Google justru bermesraan dengan NSA. Kok bisa?

"EmailSetidaknya itu terungkap dari email yang dipublikasikan Al Jazeera Amerika, dimana petinggi Google dan NSA saling berkomunikasi dengan erat pada akhir 2011. Melalui email itu terlihat bagaimana eratnya hubungan antara CEO Eric Schmidt dan pendiri Google Sergey Brin dengan calon Direktur NSA Keith Alexander. Kemesraan itu sudah terjalin jauh sebelum  mantan kontraktor NSA Edward Snowden membocorkan dokumen rahasia yang memperlihatkan usaha pengintaian yang dilakukan NSA di internet.

Dari rangkaian email yang bocor, terungkap adanya pertemuan antara Direktur NSA dengan eksekutif Google di sebuah bandara di San Jose, California, AS. Email yang beredar memang tidak menunjukkan bahwa Google telah membocorkan rahasia para penggunanya kepada NSA, tapi email itu membuktikan bahwa sesungguhnya Google dan NSA itu sangat akrab.

Dalam salah satu email, Alexander menulit kepada Schmidt, menceritakan adanya pengarahan rahasia kepada CEO. "Kami akan menjadwalkan pengarahan rahasia kepada CEO dari perusahaan penting agar mereka bisa mengetahui ancaman khusus yang kami yakini bisa dikurangi dan mencari komitmen dari mereka untuk organisasi dan terus melangkah maju. Partisipasi Google untuk memperbaiki, merancang serta menyebarkan solusi ini akan menjadi hal yang penting," dalam email di 2012. Email lainnya, ketika Schmidt tak bisa menghadiri pertemuan tersebut Alexander dengan antusias meresponnya, "Sangat untuk bertemu dengan Anda di pertemuan yang lainnya. Terima kasih!"