Search
Sabtu 17 Januari 2026
  • :
  • :

Menko Perekonomian Harapkan Indonesia Miliki Masterplan Broadband

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tandjung berharap Indonesia memiliki masterplan pembangunan broadband (jaringan pita lebar). Hal itu disampaikan CT setelah melakukan  rapat koordinasi (rakor) membahas pengaturan broadband internet di seluruh Indonesia bersama Kepala Bappenas Armida Alisyahbana, Menkominfo Tifatul Sembiring, dan Ketua Harian Detiknas Ilham Habibie.

"Indonesia diharapkan segera memiliki masterplan terkait dengan pita lebar (broadband) yang harusnya kita miliki," kata CT. Untuk itu, tambahnya, Dewan Teknologi dan Informasi Nasional (Detiknas) telah mempersiapkan rancangannya dan telah dievaluasi oleh Kementerian terkait. Oleh sebab itu, dia mengaku akan segera membicarakan hal ini kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar segera dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Menurut CT, karena hal tersebut dirasa cukup penting untuk perkembangan Indonesia kedepan, diusulkan agar Perpres segera diterbitkan. Saya akan laporkan ke Presiden. "Mudah-mudahan Perpres sudah bisa dibuat dan bisa diluncurkan pita lebar dalam industri telekomunikasi," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengungkapkan, jaringan utama broadband tersebut telah 50% dikerjakan untuk mengkoneksikan wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara. Katanya, dikarenakan perbedaan geografis dan demografis, maka Pulau Jawa menjadi lebih unggul untuk jaringan ini. Selain itu, penduduk di daerah timur Indonesia yang masih sedikit, serta medan yang tidak mudah menyebabkan perlu adanya strategi khusus untuk mengkoneksikan internet disana.

"Fokusnya adalah Indonesian Broadband Plan. Dan hal yang menjadi kendala implementasi ini adalah bagaimana koordinasi antar Kementerian yang ada. Pembangunan broadband sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan ekonomi Indonesia," tandasnya.