Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Menkominfo Janjikan Pembangunan Internet yang Indonesia Sentris

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan bahwa pola pembangunan pemerintah sudah berubah dan kementerian yang dipimpinnya pun menggunakan pola Indonesia Sentris. "Kita harus berubah menjadi Indonesia Centris, tidak lagi Jakarta atau Jawa Centris lagi." tegas Rudiantara di depan peserta Diklatnas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Gedung Panca Gatra Lemhannas Jakarta, Senin (10/10/2016).

Menurut Rudiantara, hal itu diterapkan untuk pembangunan konektivitas internet di Indonesia. "Saat ini Jakarta menjadi kota kedua setelah Singapura dari sisi kecepatan internet. Namun untuk daerah Papua dan Maluku kecepatannya hanya 300 kb/sec. Ini menjadi tidak fair, perlu diratakan semua. Oleh sebab itu, pemerintah melalui Program Palapa Ring akan membuat seluruh kabupaten dan kota di Indonesia akan terkoneksi internet pada tahun 2019," paparnya.

Menkominfo mengajak pengusaha yang tergabung dalam HIPMI untuk bekerjasama membangun Indonesia. "Yang terpenting bukan lagi soal permintaan project, tapi saya meminta pengusaha yang tergabung dalam HIPMI untuk mendorong bupati dan walikota di daerahnya untuk kemudahan izin. Harus dihapus pemikiran kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah," ungkapnya.

Rudiantara juga mengajak pengusaha yang tergabung dalam HIPMI untuk membangun Indonesia dengan meningkatkan peran daerah. "Pemerintah beserta kementerian terkait dan pengusaha diharapkan mampu mewujudkan Visi Indonesia menjadi Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 mendatang. Hal ini telah didukung oleh Peta Jalan e-Commerce yang mengusung 7 isu dan 31 inisiatif yang akan segera disahkan," jelasnya.

Pada akhir sambutan, ketika ditanya mengenai perkembangan cybersecurity, Rudiantara menjelaskan saat ini pemerintah telah menyiapakan Badan Siber Nasional, dan Kementerian Kominfo akan fokus pada tiga critical sector yaitu keuangan perbankan, transportasi dan energi. "Kominfo terus melakukan koordinaai dengan leading sector terkait, dan kami menargetkan harus selesai tahun 2017," pungkasnya.