Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Menkominfo Minta RRI Harus Lebih Agresif dan Progresif Hadapi Perubahan

MAJALAH ICT – Jakarta. Perkembangan dinamika media komunikasi saat ini dari yang dahulunya  cetak ke teknologi elektronik hingga ke medium online dan media sosial harus senantiasa disikapi oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI). “Perubahan ini juga harus disikapi oleh LPP RRI dengan contohnya yang sudah ada menyediakan produksi RRI Play. Saya berharap RRI responnya lebih agresif dan progresif terhadap perubahan ini. Jadi beralih kepada online dan memanfaatkan online sebanyak-banyaknya juga memanfaatkan media sosial disesuaikan dengan Core Kompetensi dan Aset RRI,” jelas Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pada peringatan HUT ke-71 LPP RRI, di Jakarta.

”Aset utama RRI itu apa saja? Nomor satu adalah olah suara cara penyampaian berita dari Angkasawan/wati RRI, kedua adalah tersebarnya stasiun dimana ada 92 stasiun dan mudah-mudahan akan nantinya melebihi jumlah ini. RRI harus fokus kepada aset utama, fokus kepada core bisnisnya,” tandas Menkominfo.

Rudiantara selanjutnya menuturkan agar keberadaan LPP RRI dari wktu ke waktu seyogianya dipahami dan dicamkan dalam pikiran masyarakat kenapa RRI itu harus ada. “Pada saat itu Tokoh RRI Pak Joesoef Ranudipoero dan Abdulrahman Saleh hadir dan mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan  RI yang kemudian hari selanjutnya pada tanggal 11 September 1945 mendirikan RRI,” tutur Menkominfo.

“Jadi core atau inti dari keberadaan RRI atau berdirinya RRI adalah menyampaikan apa yang terjadi di republik ini kepada seluruh warga negara dan masyarakat luas," tutur Rudiantara. 

Menkominfo selanjutnya mengatakan RRI saat ini pun ke depan harus bisa menampilkan apa yang terjadi, apa yang bermanfaat dan bernilai kepada masyarakat luas, apa dalam bentuk berita atau bentuk hiburan, tidak jadi masalah yang penting masyarakat selalu mendapatkan update apa yang terjadi di republik ini sehingga masyarakat dapat mengetahui semua perkembangan pembangunan yang terjadi di Indonesia.

Pada bagian akhir sambutannya Rudiantara merasa optimis bahwa RRI diusia ke-71 ini akan menunjukkan tingkat kematangannya. “Saya yakin diusia 71 tahun ini RRI akan menunjukan tingkat kematangan sebagai broadcaster secara utuh dan saya harap RRI nantinya bisa akan sekelas BBC, NHK atau ABC. Ini hanya masalah waktu dan proses penguasaan teknologi  dan bisnis walaun tantangan akan berbeda,” ujar Menkominfo Rudiantara.

Menkominfo Rudiantara tidak lupa menyatakan apresiasinya terhadap peran RRI dalam mempersatukan, menjaga keutuhan NKRI. “Saya bangga dengan RRI yang sangat memelihara dan menjaga, mengangkat budaya setempat ini sehingga kebhinekaan itu menjadi suatu kesatuan, suatu persatuan, kekuatan bagi Indonesia,” tandas Rudiantara menutup sambutannya.

Peringatan HUT Ke-71 LPP RRI diselenggarakan di Auditorium Abdul Rahmansaleh Gedung LPP RRI Jakarta yang dihadiri oleh Direktur Utama RRI Mohammad Rohanuddin, para anggota Dewan Pengawas LPP RRI, Dewan Direksi LPP RRI, Dirjen IKP Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti, Para Direksi LPP TVRI, para tokoh RRI dan segenap angkasawan/wati RRI.