Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Menkominfo: Palapa Ring Kurangi Perbedaan Broadband Jawa dan Luar Jawa

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Pembangunan Palapa Ring merupakan pelaksanaan tugas pemerintah mengurangi jarak dan perbedaan antara Jawa dan luar Jawa. “Pembangunan tidak difokuskan lagi di Jawa tapi juga di luar Jawa sehingga Indonesia sentris,” katanya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa Indonesia mempunyai 514 kabupaten di seluruh Indonesia dan baru 400 kabupaten yang terhubung akses broadband. “Di Jakarta untuk akses downloadnya mencapai 4 – 7 megabyte/ second, menjadikan Jakarta nomor dua dibawah Singapura” katanya. 

Namun ia prihatin dengan kecepatan akses internet masyarakat Indonesia di wilayah lainnya. “Saudara kita yang tinggal di Papua atau Maluku berdasarkan survey, hanya menikmati akses 300 kilobyte/ second tapi mereka membayar lebih mahal biaya paket per kilobytenya dan ini tidak adil untuk masyarakat Indonesia” ujarnya.

Rudiantara mengatakan, “Palapa ring dibangun karena daerah-daerah tersebut agak jauh, terpencil, dan pasarnya kurang sehingga operator menghitung secara keuangan ini tidak balik modal padahal ini juga masyarakat dan wilayah Indonesia, mereka juga punya hak yang sama” tegasnya. 

Rudiantara menjelaskan bahwa Proyek Palapa Ring Paket Tengah akan menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kepulauan Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.700 km. “Konsorsium yang ditunjuk untuk proyek Palapa Ring Tengah adalah PT Len Telekomunikasi Indonesia yang akan selesai membangun pada tahun 2019 dan akan mengoperasikan selama 15 tahun” tambahnya. 

Direktur Utama PT LEN Telekomunikasi Indonesia (LTI) R. W. Pantja Gelora menjelaskan bahwa Palapa Ring Paket Tengah terbagi dalam lima proyek dengan layanan di 17 kota/kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

“Proyek-proyek itu adalah Proyek 4 Long Bagun, Proyek 5 Petasia-Bungku-Wangudu, Proyek 6 Wawonii Barat-Raha-Sawerigadi-Lakudo-Burangga, Proyek 7 Salakan-Banggai-Taliabu dan Proyek 8 Ondongsiau-Tahuna-Melongguane-Morotai Selatan-Tidore” jelasnya.

“Saat ini PT LTI telah menyelesaikan survey lapangan untuk kemudian tahap berikutnya adalah secara paralel melakukan pembangunan untuk Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO), Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan microwave” katanya.