Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Meski Diancam Pidana Penjara 6 Tahun, Florence Sihombing Kemungkinan Bebas

MAJALAH ICT – Jakarta. Nama Florence Sihombing begitu mengemuka hanya karena tulisannya di akun Path miliknya, yang kemudian disebar oleh "teman dekatnya". Gegerlah kemudian Yogyakarta dibuatnya. Banyak yang tidak terima akan umpatan Florence yang sedang mengambil S2 Kenotariatan di UGM. Umpatan inilah yang kemudian membawa Florence ke kursi pesakitan dan mulai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Florence dijerat dengan Pasal 28 ayat 1 juncto 45 ayat 2 Undang-undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) atau UU ITE. Selain ancaman 6 tahun penjara, ia juga terancam denda Rp.1 miliar. Usai pembacaan dakwaan, majelis hakim menanyakan kepada terdakwa apakah sudah mengerti dengan materi dakwaan tersebut. "Sudah mengerti Yang Mulia," kata Florence.

Namun karena terdakwa hadir tanpa didampingi penasihat hukum, hakim menanyakan apakah pada sidang berikutnya yakni pada pembacaan eksepsi akan ada penasihat hukum yang mendampingi. Florence menyatakan akan mencari penasihat hukum. "Saya minta waktu dua minggu untuk mencari penasihat hukum," katanya. Namun permintaan itu hanya dikabulkan hakim satu minggu untuk mencari penasihat hukum. Alasannya sidang akan berlangsung seminggu sekali. "Saat pembacaan eksepsi nanti sudah didampingi penasihat hukum dan terdakwa tidak ditahan," kata Bambang.

Meski diancam hukuman dan kasusnya tetap jalan, namun kemungkin Florence akan dibebaskan. Pasalnya, Florence sendiri telah meminta maaf kepada warga Yogyakarta, termasuk menemui secara langsung dan menyatakan permohonan maaf pada Raja yang yang juga Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.