Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Meski Interkoneksi Turun, Pendapatan Telkomsel Dijamin Aman

MAJALAH ICT – Jakarta. Pemerintah menurunkan 18 skenario panggilan interkoneksi dengan rata-rata penurunan mencapai 26%. Telkomsel sebagai operator telekomunikasi terbesar di tanah air menghormati keputusan pemerintah. Dan Telkomsel meyakini, penurunan ini tidak akan mempengaruhi pendapatan Telkomsel. 

Demikian dikatakan Direktur Keuangan Telkomsel Heri Supriadi. Ditegaskannya, sebagai pelaku usaha Telkomsel akan mengikuti keputusan pemerintah. Dan sesungguhnya, peninnjauan tarif interkoneksi sendiri oleh pemerintah dilakukan secara rutin. "Kita hormati keputusan pemerintah untuk melakukan revisi terhadap tarif interkoneksi. Memang itu program 2 tahun sekali," yakinnya.

Heri juga mengungkapkan, pemangkasan biaya interkoneksi seluler oleh pemerintah tidak memilki pengaruh besar pada perseroan. Sebab interkoneksi itu terjadi pada layanan suara dan SMS. "Kalau dilihat pattern voice dan SMS tidak terlalu banyak pertumbuhannya dari tahun ke tahun karena sudah relatif nature. Pertumbuhan sebagaian besar kita ditopang data 42 persen dari bisnis," ungkap Heri.

Sehingga, kata Heri, hal itu tidak mengkhawatirkan bagi Telkomsel. "Interkoneksi itu sebenarnya sekitar 6 persen saja dari total revenue kami dengan 90 persen percakapan terjadi masing-masing pelanggan secara onnet. Dampaknya bisa dikatakan cukup minimum sudah kita perhitungkan estimasi dalam aktivitas bisnis," pungkasnya.