Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Microsoft akan PHK 2850 Pegawai dari Bisnis Ponsel dan Penjualan

MAJALAH ICT – Jakarta. Microsoft akan melakukan pemutusan hubungan kerja sekitar 2.850 pegawai secara global di divisi smartphone pada akhir tahun 2017, di samping 1.850 pemotongan diumumkan awal tahun ini. Demikian disampaikan perusahaan yang terkenal dengan produksi sistem operasi Windows ini. 

Rencana perusahaan untuk merampingkan bisnis hardware smartphone diumumkan pada Mei yang mengakibatkan pengurangan hingga 1.350 di Microsoft Mobile Oy di Finlandia dan tambahan 500 orang harus kehilangan pekerjaan secara global. Mereka yang bekerja untuk Microsoft Oy, yang merupakan anak perusahaan penjualan yang terpisah yang berbasis di Espoo, tidak terpengaruh oleh PHK.

Pemotongan terbaru lagi akan mempengaruhi pekerjaan di bisnis hardware dan penjualan Microsoft global, sebagai bagian dari rencana restrukturisasi perusahaan. Pada tanggal 30 Juni, perusahaan mempekerjakan 114.000 orang, dimana 63.000 ada di AS dan sisanya 51.000 di berbagai negara.

Sebanyak 38.000 karyawan bekerja di operasional termasuk manufaktur, distribusi, dukungan produk dan jasa konsultasi, 37.000 dalam penelitian dan pengembangan produk, 29.000 dalam penjualan dan pemasaran dan 10.000 di administrasi umum.

Juli lalu, Microsoft Chief Executive Officer Satya Nadella mengumumkan pemotongan 7.800 karyawan secara global. Perusahaan menuliskan biaya penurunan dari 7,6 miliar dolar AS terkait dengan Perangkat dan Jasa bisnis Nokia, selain untuk biaya restrukturisasi 750 juta dolar menjadi 850 juta dolar.

Nokia telah, sementara itu, mengumumkan rencana untuk menggunakan kembali merek Nokia ke paar telepon dan tablet. Berdasarkan perjanjian strategis untuk hak merek dan lisensi kekayaan intelektual, Nokia akan memberikan HMD Global Oy lisensi eksklusif untuk membuat ponsel bermerek sendiri dan tablet untuk 10 tahun ke depan.