Search
Sabtu 13 Juli 2024
  • :
  • :

Moto X Hanya untuk Pasar Amerika dan Eropa, untuk Asia Disiapkan Versi Murah

MAJALAH ICT – Jakarta. Motorola Moto X akhirnya diluncurkan. Moto X adalah ponsel pertama garapan Google. Moto X sendiri merupakan produk unggulan dari Motorola yang seperti diiklannya, tak perlu menggunakan tangan untuk menggunakan Mot X ini. Namun, dalam peluncuran, diungkapkan bahwa ponsel ini tidak akan mampir atau dijual di Indonesia. 

Pasar yang disasar Moto X adalah hanya untuk  wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Amerika Latin. Pasar ini adalah pasar premium, seperti dikatakan CEO Motorola, Denis Woodside dalam sebuah wawancara dengan CNet. Namun, jangan berkecil hati, untuk pasar Asia, dikabarkan akan diproduksi Moto X versi murah dimana produk ini akan dibuat di Asia sendiri juga, berbeda dengan Moto X yang sekarang, yang diproduksi di Texas Amerika Serikat.

Sebelumnya, memang Motorola dikabarkan akan meluncurkan Motorola Moto X di awal Agustus ini.  Hal ini diketahui berdasarkan adanya informasi dari BA Bakken, studi desain iklan. Salah satu tagline Motorola versi baru ini adalah "New Faces, New Ideas, New Technologies". 

Dalam tulisan yang juga berisikan "Good bye Moto", mengindikasikan bahwa Motorola benar-benar akan berpisah dengan model ponsel Motorola lama dan mengucapkan selamat datang pada ponsel versi terbaru yang dikatakan 100% dibuat di Amerika Serikat sana. 

Disebutkan juga, ponsel ini akan memiliki layar 720p dan prosesor dual core Snapdragon S4 Pro. Namun, seperti dikatakan CEO Motorola Mobility Dennis Woodside, akan ada banyak fitur menarik yang akan ditawarkan Motorola Moto X. Dan tentunya, salah satu fitur itu adalah bukan game snake, yang disebut Motorla juga akan ditinggalkan.

Motorola juga menyebutkan bahwa tidak ada iklan terkait hal ini maupun kicauan melalui Twiter. "Hanya diam sampai memulai bab berikutnya," kutipan dari iklan dari B.A. Bakken.

Moto X menjalankan dual-core S4 Pro CPU, 2GB RAM dan menampilkan layar 4,7 inci 720p, Moto X terdengar sangat mirip dengan Google Nexus 4, meskipun CEO Motorola Dennis Woodside menganggap Moto X akan memiliki beberapa perbedaan Android superphones. "Moto X akan sarat dengan sensor yang terintegrasi ke dalam telepon dan membutuhkan sedikit power," kata Woodside. 

Untuk mengetahui bagaimana Moto X, berikut ini videonya: