Search
Sabtu 13 April 2024
  • :
  • :

NSA Pegang Data Email dan Kontak Pribadi Pengguna Internet Seluruh Dunia

MAJALAH ICT – Jakarta. Internet dunia dalam ancaman. Pasalnya, privasi yang harusnya dijaga kini tak ada lagi. Hal itu setelah diketahui bahwa National Security Agency (NSA, Agen Keamanan Nasional AS, memegang data email dan kontak pribadi seluruh pengguna internet dunia. 

Berdasarkan data yang diungkap mantan kontraktor NSA Edward Snowden, tadinya NSA menargetkan pengguna individu, namun ternyata yang dikumpulan berupa ratusan juta daftar kontak dari email pribadi dan akun instant messaging dari seluruh dunia. Analisa dari data-data tersebut memungkinkan NSA dapat memetakan dan mencari hubungan target-target yang diperlukan pemerintha AS. 

Berdasarkan presentasi Power Point internal NSA, selama sehari di akhir tahun lalu, NSA Special Source Operation mengumpulkan 444,743 alamat buku email dari Yahoo, 105,068 dari Hotmail, 82,857 dari Facebook, 33,697 dari Gmail dan 22,881 dari provider lain.

Masih dari sumber yang sama, setiap harinya NSA mengumpulkan kontak-kontak dari daftar teman di layanan live-chat yang diperkirakan sejumlah 500,000 kontak dan dariinbox display akun email berbasis web. Koleksi tergantung pada pengaturan rahasia dengan perusahaan telekomunikasi asing atau aliansi badan intelijen dalam mengendalikan fasilitas lalu lintas langsung di sepanjang rute utama data di internet.

Meskipun banyak koleksi data berasal dari luar Amerika Serikat, dua petugas senior intelijen AS mengakui bahwa kontak mereka kebanyakan milik warga Amerika Serikat. Mereka menolak memberikan perkiraan, tapi juga tidak membantah bahwa jumlah kontak tersebut akan mencapai jutaan atau puluhan juta.

Seorang juru bicara dari Kantor Direksi Intelijen Nasional yang mengawasi NSA, mengatakan bahwa agensinya difokuskan untuk menemukan dan mengembangkan intelijen seputar target intelijen yang sah seperti teroris, perdagangan manusia, dan penyelundup narkoba. Diakuinya, mereka tak tertarik dengan informasi pribadi milik warga Amerika biasa.

Daftar kontak online menyediakan NSA sumber informasi yang jauh lebih kaya daripada data catatan panggilan telepon saja. Buku kontak biasanya tak hanya menyimpan nama dan alamat email, tetapi juga nomor telepon, alamat rumah, dan informasi mengenai keluarga dan perusahaan.