Search
Rabu 21 Januari 2026
  • :
  • :

OJK Dorong Perbankan Kembangkan Layanan Berbasis Digital

MAJALAH ICT – Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong agar industri perbankan mengembangkan layanan berbasis digital. Menurut OJK, hal ini untuk lebih mengoptimalkan fungsi layanan digital banking dan meningkatkan efisiensi operasional perbankan. 

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon dalam acara Focus Group Discussion (FDG) Internasional Digitalisasi Perbankan di Jakarta. Dalam pandangan Nelson, jika perbankan di Indonesia sudah bisa mengoptimalkan layanan digital banking, maka hal itu bakal meningkatkan efisiensi dari sisi operasional yang berujung pada penurunan suku bunga perbankan. "Pemanfaatan teknologi digital secara optimal, diyakini akan meningkatkan efisiensi pada industri perbankan, yang pada akhirnya dapat menurunkan suku bunga," katanya.

Nelson menjelaskan, optimalisasi layanan perbankan digital sejalan dengan kebijakan Ekonomi Digital yang diusung Presiden Joko Widodo.  Harapannya, jika digitalisasi sudah berjalan optimal, maka perbankan Indonesia bisa lebih maju lagi. Meski demikian, pengembangan layanan digital banking bukanlah suatu hal yang mudah.

Nelson mengungkap beberapa tantangan, diantaranya adalah bagaimana cara mengubah pemikiran industri dan juga masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Selain itu, nilai investasi IT yang dibutuhkan untuk sistem digital banking memang cukup besar. Belum lagi, lanjut dia, mengelola hubungan antara industri perbankan dan telekomunikasi, pengamanan informasi, dan  penyelarasan aturan antar regulator juga bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. 

"Untuk merespon hal itu, OJK telah membentuk Tim Taskforce Digital Banking untuk melakukan kajian terhadap digital banking. Serta pada waktunya akan menyampaikan rekomendasi mengenai guideline tentang penerapan digital banking. Perbankan nasional dan penyedia jasa telekomunikasi sudah dan akan menghadirkan sejumlah layanan berbasis teknologi digital agar transaksi perbankan menjadi lebih efisien, mudah, dan lebih simpel," pungkasnya.