Search
Rabu 26 Juni 2024
  • :
  • :

OPPO Umumkan Komitmen Membuat Ponsel AI yang Dapat Diakses Semua Orang, Hadirkan Fitur AI Generatif

MAJALAH ICT – Jakarta. OPPO hari ini mengumumkan komitmennya untuk menjadikan ponsel AI dapat diakses oleh semua orang sambil menunjukkan revolusi teknologi menyeluruh dan restrukturisasi ekosistem ponsel AI di masa depan. Selain itu, OPPO juga berbagi gambaran sekilas tentang kehidupan yang lebih cerdas dan nyaman melalui ponsel AI dengan mitra industri dari Google, MediaTek, dan IDC.

OPPO berjanji untuk mendemokratisasi ponsel AI dengan menghadirkan AI generatif ke semua lini produk
Dengan jangkauan global yang luas, konektivitas canggih, dan kemampuan multimoda, ponsel pintar memiliki posisi yang tepat sebagai perangkat AI pribadi yang paling penting. Meskipun ponsel pintar sudah ada di mana-mana, OPPO percaya bahwa AI tidak boleh eksklusif hanya untuk ponsel andalan dan pengguna tertentu, namun harus dapat diakses oleh lebih banyak pengguna di seluruh dunia.

“Dengan upaya dan komitmen tanpa henti kami, OPPO bertujuan untuk membuat ponsel AI dapat diakses oleh semua orang,” kata Billy Zhang, Presiden MKT Luar Negeri, Penjualan dan Layanan di OPPO. “Untuk pertama kalinya di industri, OPPO menghadirkan AI generatif ke seluruh lini produk. Pada akhir tahun ini, kami berharap dapat menghadirkan fitur AI generatif kepada sekitar 50 juta pengguna.”

Laporan penelitian terbaru IDC yang bertajuk “Saatnya Mendemokratisasikan Dampak Teknologi AI” memperkuat potensi signifikan pasar ini. Menurut IDC, pengiriman ponsel AI di segmen di bawah US$1000 diperkirakan akan tumbuh sebesar 250% pada tahun 2024, mencapai 35 juta unit. AI generatif semakin banyak memasuki kehidupan sehari-hari melalui ponsel, meningkatkan pengalaman di bidang hiburan, kantor seluler, dan banyak lagi.

Mendorong aksesibilitas Ponsel AI melalui inovasi dan kolaborasi
Selama dekade terakhir, OPPO telah mengajukan lebih dari 5.000 paten terkait penemuan AI, dimana sekitar 70% di antaranya secara khusus terkait dengan pencitraan AI. Sejak tahun 2020, OPPO telah memelopori pengembangan Model Bahasanya sendiri dan aktif dalam model visi besar dan teknologi multimodal. Lebih penting lagi, OPPO adalah perusahaan ponsel pintar pertama yang menerapkan LLM dengan 7 miliar parameter langsung pada perangkatnya. Dengan kemajuan teknologi AI, OPPO telah meluncurkan lebih dari 100 fitur AI generatif ke ponselnya tahun ini.

Selain inovasinya, OPPO juga bekerja sama dengan para pemimpin industri lainnya untuk menghadirkan pengalaman ponsel AI yang lebih baik berdasarkan Arsitektur Hybrid AI pada perangkat dan cloud. Bekerja sama dengan Google, seri Reno12 OPPO dan Find X Flagship generasi berikutnya akan menampilkan LLM keluarga Google Gemini, menghadirkan fitur AI yang lebih inovatif dan nyaman bagi pengguna OPPO seperti AI Toolbox termasuk fitur AI Writer dan AI Recording Summary. Bekerja sama dengan MediaTek, kedua belah pihak menyempurnakan chip untuk meningkatkan penyimpanan chip dan efisiensi komputasi pada model andalan OPPO masa depan. Dan melalui kemitraannya dengan Microsoft, ponsel OPPO generasi berikutnya akan dilengkapi dengan kemampuan Microsoft untuk menghadirkan pengalaman konversi suara dan teks yang lebih efisien, akurat, dan alami serta peningkatan konektivitas antara AI desktop dan ponsel.

Pada diskusi panel, OPPO mengundang pakar industri termasuk Susara van den Heever, Director of AI, Customer Engineering EMEA di Google Cloud, Philipp Ennen, Principal Research Manager MediaTek, dan Francisco Jeronimo, Vice President, Devices EMEA di IDC, untuk mengeksplorasi caranya Ponsel AI akan memungkinkan lebih banyak orang mendapatkan manfaat dari AI.

Memberdayakan pengguna dengan pengalaman Ponsel AI yang revolusioner
OPPO telah mengintegrasikan banyak fitur inovatif ke dalam ponsel AI-nya untuk membantu meningkatkan produktivitas dan memicu kreativitas.

Dalam hal produktivitas, dengan kombinasi LLM dan teknologi seperti transkripsi cepat, pengguna dapat memproses lebih banyak informasi dan menikmati terjemahan real-time, sementara kolaborasi lintas perangkat antara AI desktop dan ponsel telah menghasilkan peningkatan produktivitas lebih lanjut.

Di sisi kreatif, pengeditan foto dan kreasi yang dipersonalisasi juga telah mengalami revolusi melalui teknologi generasi multimoda dan generasi gerak. Misalnya, fitur OPPO AI Eraser membantu pengguna menghapus objek yang tidak diinginkan dengan mudah dan dengan cepat menghasilkan konten yang hilang. Saat ini, rata-rata digunakan 15 kali sehari. Pada saat yang sama, teknologi multimodal membantu pengguna dengan mudah menghasilkan konten visual dan teks yang kreatif di media sosial.

Ke depan, transisi dari ponsel pintar ke ponsel AI akan menjadi evolusi jangka panjang yang terus mengubah pengalaman seluler. “Kami percaya bahwa OS cerdas ini akan dilengkapi dengan Agen AI dan mendukung interaksi multimoda, sementara layanan pihak ketiga akan disediakan dengan cara yang lebih fleksibel. Hal ini akan menghasilkan transformasi menyeluruh dan restrukturisasi ekosistem ponsel AI.” Nicole Zhang, General Manager Produk AI di OPPO menyatakan.

Dengan tekadnya untuk menjadikan Ponsel AI dapat diakses oleh semua orang, OPPO akan terus mengembangkan pengalaman ponsel AI yang optimal melalui inovasi dan kolaborasinya sendiri dalam menyambut datangnya era ponsel AI baru.