MAJALAH ICT – Jakarta. Aplikasi dan konten asing kini kian serius menggarap pasar Indonesia. Namun, ada perusahaan yang hanya ingin menggarap pasar dan tidak ingin membuka cabang di sini, namun ada juga yang agar fokus menggarap pasar Indonesia yang besar dan berkembang, kantor perwakilan perusahaan di Indonesia pun dianggap perlu dihadirkan. Inilah yang yang dilakukan Path.
Platform berbagi foto dan garis waktu ini melihat Indonesia sebagai pasar yang penting. Karena itu, Path berencana segera membuka kantor perwakilan di sini. Demikian disampaikan CEO Path Dave Morin. Dan untuk membuka kantor, Path pun sedang dalam mencari Country Manager yang akan ditempatkan di Indonesia.
"Kami akan terus mengembangkan komunitas Path di Indonesia dengan merekrut seorang Country Manager dan membuka kantor di Jakarta, awal tahun depan," kata Dave. Soal kapan akan resmi buka kantor di Indonesia, dikatakanya bahwa begitu Path menemukan orang yang pas untuk mengisi posisi tersebut, maka Path pun akan segera buka perwakilan.
Diungkapkannya, saat ini Path sedang mengumpulkan sejumlah kandidat potensial yang berasal dari Indonesia. Namun, dari kandidat yang ada belum diputuskan siapa yang akan dipilih. "Untuk awal pembukaan kantor, kami baru membuka lowongan untuk Country Manager saja. Belum ada posisi lain yang ditawarkan. Country Manager Path ini nantinya akan fokus bertugas mengembangkan pasar di Indonesia, selain terlibat dengan aktivitas regional," jelas Manajer Produk Path Shehab Hamad.
Hingga saat ini, Path telah menginjak usia perjalanan empat tahun. Pengguna Path terus menerus mengalami pertumbuhan jumlah pengguna, dan kini mencapai lima juta orang sebagai pengguna aktif tiap harinya.

















