Search
Selasa 25 Juni 2024
  • :
  • :

Pemanfaatan Teknologi Digital Penting untuk Pemerataan Ekonomi Indonesia

MAJALAH ICT – Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital, dengan meningkatkan ekonomi digital, demi mencapai pemerataan ekonomi Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat memberi paparan tentang Government Support to Digital Economy dalam Sesi II High Level Policy Dialogue antara Indonesia dan Australia di Kementerian Keuangan, Jakarta.

Menurut Menteri Rudiantara, berdasarkan hasil pertemuan G20 beberapa waktu lalu di Jerman, diketahui bahwa isu pemerataan ekonomi masih menjadi salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh negara-negara anggota G20, termasuk Indonesia. “Semua negara anggota masih dihadapkan akan permasalahan terkait pemerataan ekonomi ini,” kata Rudiantara.

Untuk itu, salah satu cara yang pemerintah Indonesia lakukan dalam menghadapi permasalahan tersebut adalah memaksimalkan penggunaan teknologi digital dalam tiga hal. “Yaitu bagaimana kita menggunakan teknologi digital untuk mempromosikan sharing economy, untuk fokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta untuk memberdayakan masyarakat ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut Menteri Rudiantara menjelaskan salah satu contoh yang mencakup ketiga hal tersebut adalah transportasi online. Selain dapat membantu memberdayakan masyarakat ekonomi, transportasi online dengan sistem pembayaran onlinenya juga diharapkan dapat mendorong perbankan untuk mengeluarkan lisensi pembayaran.

“Saat Alibaba punya Alipay, mereka bisa ‘memaksa’ pusat bank di China untuk mengeluarkan payment license. Saya harap mungkin 2-3 tahun lagi hal ini juga bisa terjadi di Indonesia,” paparnya.

Namun tentunya, tegas Rudiantara, pengembangan sistem transportasi online ini juga harus tunduk pada aturan dan perundang-undangan terkait transportasi yang berlaku di Indonesia.

Lebih lanjut Menteri Rudiantara menjelaskan bahwa pemanfaatan ekonomi digital juga akan berfokus untuk meningkatkan gini ratio Indonesia. “Saat ini sepertinya sudah menjadi tren di global framework agar kita melihat secara luas dan mendalam untuk mengatasi perubahan ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Rudiantara juga memaparkan tujuh poin yang tercakup dalam peta jalan e-commerce, serta progres Palapa Ring sebagai salah satu upaya pemerintah mengembangkan infrastruktur telekomunikasi melalui jaringan pita lebar di Indonesia.

Dialog yang mengangkat tema “Achieving Indonesia’s Economic Potentials and Addressing Inequality” ini diselenggarakan atas kerjasama Kementerian Keuangan dan Australian National University. Terbagi menjadi beberapa sesi, topik yang diangkat dalam sesi kedua ini adalah Digital Economy, Technological Change, and Its Benefit to Economy Including in Reducing Inequality. Turut hadir sebagai pembicara dalam sesi dua tersebut akademisi dari Universitas Indonesia Mari Elka Pangestu dan dari Australian National University Ross Tapsell.