Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Pemda DKI Minta Kementerian Kominfo Blokir Situs Uber

MAJALAH ICT – Jakarta. Menindaklanjuti upaya untuk menghentikan layanan pemesanan kendaraan yang berfungsi sebagai taksi gelap, Dinas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi. Karena Uber dinilai merupakan layanan sewa kendaraan tanpa ijin, Dishub akan meminta Kominfo untuk melakukan blokir terhadap aplikasi dan situs layanan Uber.

Demikian rencana tersebut diungkap Muhamamd Akbar. Upaya untuk memblokir layanan Uber ini dkarenakan juga pihak Uber tidak memenuhi undangan Pemda DKI Jakarta untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai layanan Uber tersebut. "Kita sudah pernah mencoba mengundang pihak Uber, tapi mereka tidak datang. Untuk itu kita akan berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo untuk penutupan situsnya," tegas Akbar.

Akbar juga menjelaskan mengapa ada keinginan untuk menutup situs Uber, hal itu didasarkan kesulitan yang dialami Dishub DKI Jakarta untuk mengawasi dan menindak taksi gelap Uber karena berplat hitam. "Secara fisik mobil-mobil Uber layaknya kendaraan pribadi lainnya sehingga menindak mereka ini tidak mudah. Karena mereka kan mobil biasa, " jelas Akbar.

Ditegaskan Akbar, berdasar informasi, meski secara resmi Uber baru melakukan layanan beberapa hari lalu, di Indonesia telah beroperasi sejak Juni. Dan hingga saat ini, katanya, Uber belum memiliki ijin operasionalisasi taksi ataupun kendaraan sewa. "Uber belum memiliki izin," yakinnya.