Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

Pemerasan Secara Online dan Kebocoran Data akan Marak di 2016

MAJALAH ICT – Jakarta. Keamanan cyber menjadi kian rentan. Sehingga, hal ini dapat dimanfaatkan penjahat cyber untuk melakukan serangan berbahaya. Demikian hasil evaluasi berbagai temuan kerentanan dampak dari serangan kejahatan cyber untuk kuartal ketiga tahun ini yang diumumkan Trend Micro. Diprediksikan juga bahwa pemerasan secara online akan semakin marak terjadi, pada 2016 mendatang.

Andreas Kagawa, Country Manager Trend Micro Indonesia mengatakan, kerentanan yang ditemukan pada software sekarang ini semakin riskan. "Hal ini juga dapat membuka peluang yang lebih besar, yang dapat dimanfaatkan penjahat untuk serangan lebih berbahaya," katanya.

Sementara itu, di 2016 diprediksi pemerasan secara online akan semakin marak terjadi. Jenis kejahatan ini diprediksi akan makin marak dilakukan karena semakin banyak data dan informasi yang tersedia di jaringan. Kejahatan cyber lain yang Tren Micro prediksi akan marak terjadi di tahun depan adalah kebocoran data termasuk data rahasia perusahaan yang berdampak negatif pada reputasi.

"Kebocaoran data ini juga disebut dapat dimanfaatkan pihak intelejen negara untuk memperoleh informasi terkait kasus yang ditanganinya. Salah satu sebab prediksi kebocoran data ini, dikarenakan popularitas Internet of Things yang makin meningkat," ungkapnya.

Dikatakannya, Trend Micro memperkirakan dalam lima tahun mendatang, penjualan perangkat berkemampuan terhubung dengan internet ini akan meningkat tajam.