Search
Minggu 14 Juli 2024
  • :
  • :

Penahanan Anas Urbaningrum Jadi Trending Topic Twitter

MAJALAH ICT – Jakarta. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akhirnya harus ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu dipastikan setelah Anas selesai diperiksa oleh penyidik KPK kemudian meninggalkan gedung KPK menggunakan rompi berwarna oranye untuk kemudian dibawa ke rutan KPK yang berada di Guntur, Pasar Rumput, Jakarta.

Penahanan Anas, bukan saja membuat riuh diskusi masyarakat di dunia nyata, namun juga di dunia maya. Dari pantauan Majalah ICT, penahanan Anas menjadi trending topic di media sosial Twitter untuk wilayah Indonesia yang tertulis "Anas Dibui di Rutan KPK". 

Begitu banyak komentar menyangkut penahanan Anas ini. Seperti ada yang berkomentar "He was look so nice with orange vest..bantas korupsi..," tulis Mohammad Iqbal. Sementara pengguna Twitter lainnya mempertanyakan nasib gantung di Monas yang pernah disampaikan Anas beberapa waktu ketika dirinya dituding ikut serta dalam bancakan kasus Hambalang. "Gantung di Monas piye kabare," tulis VWP. 

Anas sendiri di depan gedung KPK menyatakan terima kasih pada semua pihak yang menjebloskannya ke tahanan.  "Saya berterima kasih hari ini ditahan, yang tanda tangan penahanan adalah Pak Abraham Samad, kedua terima kasih kepada penyidik yang hari ini memeriksa saya adalah Pak Endang Tarsa dan Pak Bambang Sukoco dan terima kasih kepada tim penyelidik dipimpin Heri Mulianto, dan lain-lain," kata Anas seusai diperiksa sebagai tersangka sekitar lima jam di Gedung KPK Jakarta, Jumat. 

Anas juga berterima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga Presiden Republik Indonesia. "Di atas segalanya saya berterima kasih kepada Pak SBY, sesudah peristiwa ini punya arti, punya makna dan menjadi hadiah tahun baru 2014, yang lain-lain nanti saja, yang saya yakin adalah ketika kita berjuang tentang kebenaran dan keadilan, ujungnya kebenaran akan menang, terima kasih," ungkap Anas yang mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye di balik baju putih Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).