Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

Pengamat: Menkominfo Harus Sudah Bisa Bekerja Setelah Dilantik

MAJALAH ICT – Jakarta. Presiden Joko Widodo sampai saat ini masih menimbang-nimbang siapa yang akan membantunya, termasuk untuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika. Memgingat banyaknya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, Menkominfo mendatang harus sudah bisa bekerja setelah dilantik Presiden Jokowi.

Demikian penegasan itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute. "Pekerjaan rumah sektor komunikasi dan informatika begitu banyak. Sehingga, rakyat sudah menunggu kiprah Menkominfo baru. Belajar dari kesalahan masa lalu, harusnya Menkominfo ke depan sudah harus bisa bekerja di saat setelah Menteri dilantik," kata Heru.

Untuk itu, katanya, Menkominfo yang dipilih Jokowi haruslah yang mengerti industri teknologi informasi dan komunikasi dan mampu menjawab tantangan yang ada. "Menkominfo harus mengerti hal-hal teknis, bukan cuma berkomunikasi saja. Dan tentunya punya misi dan aksi yang dapat menjawab tantangan TIK ke depan, terutama adalah bagaimana mewujudkan broadband for all, broadband untuk semua rakyat, broadband untuk semua layanan serta broadband untuk kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Diuraikan Heru mengapa Menkominfo harus bisa bekerja cepat, hal itu karena ada tantangan yang harus segera diselesaikan di 2015 mendatang. "Kita punya komitmen WSIS untk mengkoneksikan separuh penduduk Indonesia agar dapat mengakses internet, mewujudkan semua desa punya koneksi broadband, serta menghadapai Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 yang terutama akan berdamapk pada serbuan SDM dari luar Indonesia dan juga perangkat serta aplikasi," ungkap Heru.

Heru sendiri mengaku tidak berminat menjadi Menteri. "Apalah awak niy. Kita jadi kompor saja, berteriak di pinggir lapangan. Masih banyak yang lebih bagus dan berminat," pungkas mantan Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dua periode ini yang kini kembali ke kampus untuk mengajar.