MAJALAH ICT – Jakarta. Sejak diperkenalkan pada Juni lalu, Opera Max telah berhasil tumbuh 15 kali lipat hanya dalam waktu tiga bulan. Dan Indonesia menjadi negara ke-2 terbanyak penggunanya di seluruh dunia.
Dijelaskan Ivollex Hodiny, Growth Director untuk Asia, Opera Software, Indonesia berada di posisi kedua, di bawah India. Empat negara lain dengan pengguna terbanyak adalah Brazil, Rusia, Nigeria dan Bangladesh. "Kami senang Opera Max dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Kami percaya, Opera Max adalah solusi untuk menghemat data internet untuk pengguna smartphone," ujar Ivollex.
ditambahkannya, Indonesia merupakan salah satu pasar paling penting untuk Opera. Salah satu alasannya adalah masyarakat Indonesia sering mengkonsumsi konten video. Menurutnya, berdasar data dari MillwardBrown, rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu selama 54 menit setiap harinya. 52 persen konten video yang dikonsumsi diakses melalui paket data. Data yang didapatkan Opera Max menunjukkan bahwa YouTube merupakan aplikasi paling populer nomor 3 di Indonesia. Hal inilah yang membuat YouTube menjadi aplikasi yang mendapatkan kompresi paling maksimal. "Opera Max dapat menghemat data penggunaan YouTube hingga 50 persen. Sementara penggunaan Instagram dan Flipboard dapat dihemat hingga 60 persen," katanya.
Hanya saja, Opera Max juga belum dapat digunakan untuk menghemat data untuk bermain game. Seperti disampaikan Arjun Bhatt, Director of Partner Marketing, kompresi pada game belum dapat dilakukan karena data pada game dienkripsi. Karena itu, katanya, Opera akan mengembangkan fitur kompresi untuk game.

















