Search
Selasa 16 April 2024
  • :
  • :

Pengumuman Kenaikan Belum Dilakukan, Harga Kartu Perdana Sudah Naik

MAJALAH ICT – Jakarta. Pemerintah memang berencana untuk menaikkan harga kartu perdana telepon seluler, dari yang sering dijual sekitar Rp. 5 ribuan menjadi minimal Rp. 50 ribuan. Rencana perubahan pentarifan kartu perdana pernah disampaikan Anggota BRTI Fetty Fajriati dalam forum Focus Group Discussion (FGD) di Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). "Sedang disiapkan penerbitan aturan penjualan kartu perdana dengan harga minimal Rp. 50 ribu yang disertai copy Id-card," terang Fetty.

Menurut mantan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat ini, ini merupakan bagian dari langkah teknis mengurangi penipuan. Langkah lain yang juga akan dilakukan BRTI adalah akan menggunakan data penduduk e-ktp sebagai acuan pendaftaran kartu perdana prabayar.

Alih-alih beleid baru belum dikeluarkan, pantauan Majalah ICT di penjual-penjual pulsa, didapatkan informasi mengejutkan dimana harga kartu perdana telah naik. Bahkan, beberapa kartu sudah dijual dengan harga Rp. 100 ribu. Seperti kartu simPATI Telkomsel. Memang di kartu perdana ini sudah berisi kuota akses internet dengan 6 GB, namun pulsa untuk telepon dan SMS tidak ada alias Rp. 0, sehingga tidak bisa digunakan untuk menelepon atau berkirim SMS, sampai pengguna mengisi ulang kartunya.

Yang agak murah adalah kartu 3. Kartu 3 alwayys on dijual Rp. 50 ribu dengan kuota 2 GB. Namun sama dengan kartu Telkomsel, pulsa untuk telepon dan SMS juga kosong.