Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Penjualan Ponsel Menyusut Tidak akan Pengaruhi Xiaomi

MAJALAH ICT – Jakarta. Penjualan smartphone yang menyusut tidak akan mempengaruhi pembuat smartphone asal China Xiaomi. Hal itu, seperti disampaikan  Wakil Presiden Global Xiaomi Hugo Barra, karena model bisnis Xiaomi tidak didasarkan pada uang yang berasal dari penjualan handset.

“Pada dasarnya kami memberikan handset untuk Anda tanpa mendapat uang. Kita peduli tentang aliran pendapatan berulang selama bertahun-tahun,” katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara. “Kami bisa menjual 10 miliar smartphone dan kami tidak akan membuat sepeser pun keuntungan,” tambahnya.

Perusahaan ini telah berkembang dari pembuat ponsel murah asal China menjadi perusahaan paling berharga di dunia start-up. Xiaomi memiliki nilai 46 miliar dolar pada tahun 2014, dimana pada saat itu menjadi pembuat smartphone terlaris di China. Namun, jika pada tahun lalu target penjualan smartphone global sebesar 12% berhasil dicapai dan penjualan smartphone Q3 di China juga turun 45%, menurut data IDC.

Ponsel Xiaomi masih tidak dijual langsung oleh perusahaan ke pasar Barat, tetapi dengan model yang sering membuat rasa ingin tahu, banyak yang berbondong-bondong datang ke penjual pihak ketiga untuk mendapatkan sebuah smartphone Xiaomi. Kepentingan di pasar baru, bagaimanapun, belum cukup bagi perusahaan untuk mengatasi penjualan smartphone yang jatuh selama beberapa kuartal terakhir.

Agar tidak menempatkan terlalu banyak tekanan pada satu divisi saja, perusahaan telah berfokus pada kategori lainnya, termasuk penjualan perangkat rumah pintar, dan, seperti yang diungkapkan oleh Barra, pada layanan berhubungan dengan perangkat lunak.

Perusahaan juga nampaknya menampik pada upaya IPO yang akan datang dan mengatakan itu tidak perlu dana dengan cara itu. “Tidak ada kebutuhan mendesak untuk melakukan IPO,” kata Barra.