Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Per 1 September, Pemerintah Wajibkan Operator Jalankan Registrasi Prabayar

MAJALAH ICT – Jakarta. Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta penyelenggara telekomunikasi untuk melakukan penertiban register pelanggan telepon seluler pra bayar, dan sekaligus upaya  perbaikan, menyusul registrasi yang longgar membuka peluang penggunaan nomor (SIM Card), secara tidak bertanggungjawab bahkan digunakan untuk tindak kejahatan. Registrasi Prabayar diharuskan dimulai pada 1 Sepetmber Mendatang.

Menurut Dirjen PPI Kemkominfo Kalamullah Ramli, upaya-upaya teknis yang dilakukan para penyelenggara Telekomunikasi, yaitu membuat mekanisme registrasi yang mewajibkan entry data calon pelanggan dilakukan oleh penyedia SIM Card kartu perdana, bukan oleh calon pelanggan, entry data calon pelanggan dilakukan dengan mengacu pada kartu identitas asli milik calon pelanggan.

"Untuk itu, para penyelenggara telekomunikasi yang terkait perlu memberikan panduan yang mengikat kepada para mitra yang mendistribusikan SIM card."Kata Kalamullah, dalam jumpa pers, di Kantor Kominfo, Jakarta.

Sementara itu, Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Riant Nugroho menyatakan, sejak Mei-Agustus operator seluler sudah melakukan uji coba pendaftaran nomor kartu prabayar untuk pelanggan baru.

"Nanti yang bulan September bakal dibuka untuk pelanggan eksisting. Kami beri waktu satu tahun. Pada bulan itu, operator seluler akan kirimkan SMS broadcast ke pelanggannya," harap Riant.

Ditegaskan Riant, pemerintah telah memberikan surat edaran kepada para operator seluler selaku pelaksana teknis dari aturan ini. "Sistem registrasi semua operator akan sama karena yang buat ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia)," pungkasnya.