Search
Jumat 21 Juni 2024
  • :
  • :

Peretas Videotron adalah Karyawan MediaTrac dan Mengaku Hanya Iseng

MAJALAH ICT – Jakarta. Subdit Cuber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akhirnya membekuk peretas videotron di kawasan Antasari, Jakarta Selatan. Videotron yang memunculkan video adegan seks artis Jepang tersebut, berdasar penyelidikan diganti oleh Samudera Al Hakam Ralial, karyawan MediaTrac. Samudera terancam Pasal 282 KUHP tentang tindak pidana asusila sarta Pasal 27 ayat 1 UU ITE dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp.15 miliar.

Polisi sendiri telah memunculkan alumni Teknik Elektro Politeknik Elektronik Negeri Surabaya tahun 2016 ini. Lelaki yang sebelumnya disingkat dengan SAR ini mengaku menyesali akan perbuatannya. "Saya menyesal, saya menyesal," katanya. Diungkapkannya, dirinya hanya sekadar iseng saja dengan ulahnya tersebut. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengatakan Samudera ‎bisa mengakses videotron setelah mendapat nama pengguna dan password. "Jadi Jumat (30/9/2016) pukul 12.00 WIB, dia melintas di Jl Wijaya untuk ke kantor wilayah Senopati. Saat di lampu merah, dia melihat videotron menampilkan username dan password. Kemudian SAR menggunakan kamera HP memfoto tampilan itu. Setelah tiba di kanto, Samudera mengunduh aplikasi team viewer. Dan memasukkan username serta password yang telah ia dapatkan," jelas Awi.

Ditambahkannya, setelah berhasil masuk ke team viewer milik PT TAJ, SAR membuka situs film porno. "Ia menonton film porno menggunakan team viewer milik PT TAJ. Pengakuan dia, dia tidak tahu kalau nonton itu terhubung dengan videotron," ujarnya.