Search
Rabu 17 April 2024
  • :
  • :

Permen TV Digital Dibatalkan MA, Menkominfo Tak Akan Batalkan Hasil Tender

MAJALAH ICT – Jakarta. Judicial Review terhadap Permen Kominfo No 22/PER/M.Kominfo/11/2011 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar (free to air) yang diterbitkan Menteri Komunikasi dan Informatika pada 23 Juli 2012, akhirnya dikabulkan oleh Mahkamah Agung. 

Judicial review yang diajukan sejumlah elemen masyarakat, seperti INCODE (Institute of Community and Media Development), disampaikan ke MA dikarenakan tender frekuensi TV Digital kepada swasta yang dianggap akan memicu monopoli dan menjadi TV lokal tidak mendapatkan kanal digital terestrial. Dalam pandangan inCODE, seleksi TV digital menimbulkan beberapa kerugian. Di antaranya, tidak ada kejelasan untuk lembaga penyiaran komunitas, berkurangnya jatah frekuensi, dan pengelolaan frekuensi yang diserahkan kepada swasta. Selain itu, televisi lokal dirugikan karena tidak mendapat kanal digital terestrial. 

Berkait dengan putusan tersebut, di satu sisi, Menkominfo Tifatul Sembiring menegaskan bahwa pihaknya masih akan mempelajari isu putusan MA tersebut karena masih belum tahu apa sebenarnya yang menjadi putusan MA. Namun, di sisi lain, Tifatul tetap berkeras bahwa putusan MA tidak berlaku surut. Sehingga, katanya, apa yang telah Kemenkominfo tenderkan tak bisa dibatalkan, karena akan mengganggu iklim investasi.

Tifatul juga memastikan bahwa rencana program migrasi sistem televisi analog ke digital terus berlanjut. Sebab menurutnya, rencana penyelenggaraan televisi digital tersebut dinilai tidak menyalahi peraturan.

"Saya belum tahu soal putusan gugatan dan belum terima apa pun,” tegas Tifatul. Namun, katanya, gugatan itu tak menggoyahkan rencana digitalisasi televisi dan tetap ditargetkan tuntas pada 2018. "Kami mulai program sejak 2010. Berarti ada delapan tahun untuk transisi, dan sekarang masih ada lima tahun untuk finalisasi,” jelasnya. Selain itu, selama masa persiapan, dengan tambahan instrumen tertentu, televisi lama masih bisa menangkap siaran televisi digital.