Search
Sabtu 13 April 2024
  • :
  • :

Polri Kerja Sama dengan Australia Wujudkan Kantor Investigasi Cyber Crime

MAJALAH ICT – Jakarta. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bekerja sama Australian Federal Police (AFP) mengoperasikan secara resmi Cyber Crime Investigation Satellite Office atau Kantor Investigasi Kejahatan Siber.  Kantor ini dilengkapi dengan perangkat dan sarana penunjang forensim digital yang canggih untuk membantu mengungkap dan memerangi kejahatan di dunia maya.

Penyediaan infrastuktur tersebut atas bantuan Australia. Dana yang digelontorkan AFP, seperti disampaikan Tony Negus, mencapai 9 juta dolar Australia. Sementara itu, Wakapolri Komjen Nanan Sukarna menjelaskan, jika kerjasama pengadaan satelit cyber crime di Polda Metro Jaya merupakan kerjasama police to police untuk menangani transnational crime khususnya cyber crime yang sangat erat dengan internet. "Ini murni kerjasama police to police, tidak ada unsur politiknya," tandasnya.

Sedangkan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman mengatakan, saat ini kejahatan cyber atau kejahatan online sudah sangat membahayakan. "Cyber crime saat ini sudah sangat membahayakan. Situs presidensby.info saja bisa dihack. Bayangkan jika server perbankan di-hack, bisa hancur perekonomian kita," kata Sutarman.

Sementara itu, Deputi Direktur Kejahatan Khusus Polda Metro Jaya Herry Santoso mengatakan, Polri menangani 800 kasus cyber crime setiap tahunnya. Sebelum kerja sama dengan AFP, Polri hanya mampu menyelesaikan sedikit saja kasus kejahatan online ini, namun sekarang Polri berharap bisa menyelesaikan 40% dan diharapkan setelah semua infrastruktur dan pelatihan diselesaikan, angka ini bisa ditingkatkan hingga 60%.

Untuk saat ini, kantor investigasi cyber crime baru dibangun di Mabes Polri dan sejumlah Polda, yaitu Polda Metro, Sumatra Utara, Bali dan Nusa Tenggara Barat. Ke depannya, diharapkan perangkat ini bakal tersedia di semua kantor Kepolisian Daerah (Polda).