Search
Jumat 23 Januari 2026
  • :
  • :

Rencana Investasi Foxcon Masih Tidak Pasti, Tunggu Pemerintahan Baru

MAJALAH ICT – Jakarta. Rencana Foxconn untuk berinvestasi di Indonesia masih tidak pasti. Hingga kini tidak ada perkembangan berarti mengenai rencana tersebut, bahkan seakan investasi sulit terealisir karena Foxconn meminta lahan sleuas 10 hektar. Diperkirakan Foxconn akan menunda investasi sampai terbentuknya pemerintahan baru.

Demikian diungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat. Menurut Hidayat, ketidakpastian investasi Foxconn masih snagat besar. "Ketidakpastian Foxconn masih cukup besar. Kemarin mereka sudah membuat manuver baru dengan DKI tapi belum di follow up. Mungkin mereka menunggu pemerintahan yang baru," ungkapnya.

Dijelaskan Hidayat, saat ini Blackberry sudah menandatangani kerja sama dengan Foxconn. Blackberry memilih pasar Indonesia karena daya saing mereka sedang turun sehingga memilih menjaga pasar yang ada. Indonesia dianggap pasar besar yang sangat menguntungkan bagi Blackberry. 

Rencana fabrikan ponsel Foxconn membangun pabrik di Indonesia, memang sudah tiga tahun berlalu. Namun, realisasinya belum juga nampak. Hal itu yang juga membuat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bertanya-tanya mengenai keseriusan perusahaan asal Taiwa ini.

Seperti disampaikan Ketua Umum Apindo, Sofjan Wanandi di Jakarta, permintaan Foxconn terlalu berbelit-belit untuk sebuah investasi. Misalnya saja, pemasok komponen Apple asal Taiwan meminta penyediaan lahan serta pusat penelitian dan pengembangan. "Jangan mau dibohongi Foxconn. Mereka lebih banyak investasi di China dan cuma main-mainin kita, minta fasilitas ini itu. Paling cuma taktik dagang," kata Sofjan geram.

Karena itu, Sofjan pesimis dengan rencana Foxconn membangun pabrik ponsel di Jakarta tak kunjung terealisasi dengan berbagai alasan. "Katanya ingin investasi, tapi sudah tiga tahun berlalu nggak jadi-jadi. Cari yang lain, jangan mereka saja jadi satu-satunya," lanjut Sofjan.