Search
Sabtu 17 Januari 2026
  • :
  • :

Samsung Emoh Bangun Pabrik di Indonesia, Viet Nam Lebih Dipilih

MAJALAH ICT – Jakarta. Sial betul nasib negara ini. Meskipun jumlah pengguna ponsel di tanah air sangat banyak, termasuk terakhir adalah Samsung telah menjadi ponsel sejuta umat, Namun Samsung tidak melirik Indonesia sebagai tujuan untuk investasi pembangunan pabrik. Samsung lebih memilih tetangga di ASEAN, Viet Nam, dibanding Indonesia.

Samsung diketahui tidak jadi investasi di Indonesia  karena insentif pajak yang ditawarkan di negara itu lebih menggiurkan. Karena itu, Samsung memutuskan untuk memperbesar investasinya di Vietnam dengan membangun pabrik ponsel di sana. 

Menurut Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, Samsung memang batal berinvestasi di Indonesia diantaranya karena adanya ketidakharmonisan tarif antara barang jadi dengan komponen, dimana bea masuk untuk importasi bahan baku mencapai 5-7,5 persen. "Kita akan menyelesaikan permasalahan yang tumpang tindih dan tidak sinkronya kebijakan tersebut, kita akan bereskan itu," ungkap Lutfi.

Dan diakui, Samsung sudah memastikan pilihannya ke Vietnam sebagai tempat investasi untuk menjadi basis industri telepon seluler ketimbang Indonesia, khususnya di wilayah ASEAN. "Samsung sudah memilih Vietnam," katanya.

Untuk itu, Lutfi mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk telepon seluler. "Sejauh ini dari yang kita hitung, ternyata rencana penerapan PPnBM belum bisa mendorong terciptanya investasi," tandasnya.