Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

SBY Restui BRI Luncurkan Satelit

MAJALAH ICT – Jakarta. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merestui BRI untuk meluncurkan satelit dan menempati orbit 150,5 BT yang sebelumnya ditempat oleh Indosat. Restu SBY ditandai dengan kehadirannya saat penandatanganan rencana peluncuran satelit pada 2016 dimana BRI bekerja sama dengan dengan Space Systems/Loral, LLC dan Arianespace.

Pengadaan satelit bertujuan untuk mendukung integrasi teknologi informasi (TI) dan jaringan kantor. Tingkat efisiensi juga diharapkan lebih baik daripada menyewa satelit. Direktur Utama BRI Sofyan Basir sebelumnya mengatakan, satelit tersebut ditargetkan mengorbit pada 2016. BRI pun membuka kesempatan pada Telco untuk menyewa satelit tersebut. Sofyan mengatakan, tujuan utama dari pengadaan satelit tersebut adalah untuk efisiensi. Setelah memiliki satelit, BRI hanya akan membayar teknologi komunikasi per tahun sebesar 30 persen dari yang dibayarkan saat ini. 

Langkah BRI ini terbilang cepat. setelah mendapat amanat dari negara untuk mengelola slot orbit 150,5 BT dibalasnya dengan upaya mempercepat pengadaan satelit. Menurut Sofyan, diharapkan 2016 satelit sudah mengorbit. "Kami berharap 2016 satelit sudah bisa mengorbit," ujar Sofyan. Soal siapa yang memenangkan tender pengadaan satelit, Sofyan menjelaskan bahwa saat ini perusahaan pembuat satelit yang bersaing untuk memenangkan tender pengadaan satelit BRI tersebut yakni perusahaan yang berasal dari Amerika dan Eropa.

Mengenai mengapa BRI ikut meluncurkan satelit, dan seolah-olah mengambil bisnis pihak lain, Sofyan menegaskan bahwa keinginan meluncurkan sendiri saetlit merupakan merupakan dampak akibat adanya kendala dimana para penyedia tran BRI yang hingga ke desa-desa.