Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Sebelum Berhenti, Tifatul Telah Tanda Tangani Persetujuan Flexi Dijual ke Telkomsel

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk resmi menghentikan layanan dengan nama produk  Telkom Flexi. Penghentian ini dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Komunikasi dan Infromatika Tifatul Sembiring, 30 Oktober 2014, di hari terakhir Tifatul menjalankan tugas sebagai Menkominfo. Pelanggan flexi akan dialihkan ke Telkomsel.

Demikian disampaikan Prakoso Imam Santoso, Acting Vice President Investor Relations Telkom. Dijelaskannya, berdasar surat No.623/DJSDPPI.1/HK/9/2014 tanggal 30 September 2014 oleh Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, TLKM menerima Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika yang menyetujui pengalokasian penggunaan pita frekuensi radio 800 Mhz rentang 880 – 887,5 Mhz berpasangan dengan 925 – 932,5 Mhz dari perseroan kepada Telkomsel.

Setelah dikeluarkannya keputusan ini, Telkom akan meningkatkan layanan Flexi melalui Telkomsel. "Telkomsel telah menyetorkan uang muka Rp 707 miliar, 25% dari total konsiderasi yang harus diterima perseroan yaitu sebesar Rp 2,828 triliun," kata Prakoso. Adapun, Telkomsel akan membayar sisa biaya, yakni sebesar Rp 2,12 triliun pada saat tanggal penutupan yang jatuh hingga 31 Desember 2014. Dari hitung-hitungan tersebut, nampak bahwa frekuensi Telkom yang dipakai Flexi dijual ke Telkomsel.

Ditambahkan Prakoso, Telkom bisa mencairkan dana tersebut setelah menyerahkan salinan dari persetujuan Menkominfo kepada bank yang mengelola rekening penampungan. Setelah Telkomsel menyetorkan uang muka kepada TLKM yaitu pada 1 Oktober 2014 maka transaksi antara Telkom dengan Telkomsel akan berlaku efektif.