Search
Selasa 23 Juli 2024
  • :
  • :

Setelah 1.800 MHz, Kementerian Kominfo akan Buka 2,1 GHz untuk LTE

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah akan membuka rentang frekuensi 1.800 MHz untuk adopsi teknologi seluler generasi ke-4 (4G) LTE, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga berencana membuka frekueni 2,1 GHz untuk 4G. Saat ini, 2,1 GHz hanya bisa dipakai untuk teknologi 3G IMT-2000.

Demikian rencana pembukaan 2,1 GHz untuk teknologi netral itu disampaikan Menkominfo Rudiantara. "2,1 GHz akan kita umumkan kebijakannya pertengahan tahun ini setelah 1.800 MHz kita komersialisasikan," ungkap Rudiantara. Meski begitu, karena saat ini alokasi frekuensi 3G di 2,1 GHz menyisakan 2 blok di blok 11 dan 12, pihak Kementerian Kominfo, katanya, akan terlebih dulu membuka peluang alokasi bagi para operator telekomunikasi untuk menambah frekuensi.

Kebijakan 2,1 GHz ini rencananya akan diumumkan sekitar Juni 2015 ini setelah proses realokasi frekuensi di 1.800 MHz selesai. Rudiantara sendiri mengaku akan membicarakan terlebih dulu dengan operator sebelum mengumumkan kebijakannya. Kominfo menurutnya akan terlebih dulu membuka peluang kepada keempat operator yang ada di spektrum itu untuk memperebutkan dua kanal yang tersisa.

Mengenai mekanisme pengalokasian, frekuensi yang diambil pemerintah secara sepihak dari proses merger XL-AXIS ini, akan tergantung bagaimana kebutuhan dari oeprator. "Kalau demand lebih tinggi daripada supply, ya seleksi lah. Bisa beauty contest, bisa tender, bisa apapun," ujarnya.

Mengenai siapa saja yang sudah minta, Rudiantara buka kartu jika bos-bos operator, terutama induk perusahaan yang ada di luar negeri, seperti Singtel, Axiata maupun Ooredoo telah menghubunginya. Dan dari pembicaraan, bos-bos operator tersebut menyatakan bahwa mereka butuh menambah frekuensi di 2,1 GHz.