Search
Senin 15 Juli 2024
  • :
  • :

SMS Guard, Cara Berkirim SMS Aman dari Penyadapan dan Anti Forensik

MAJALAH ICT – Jakarta. Layanan telekomunikasi Indonesia memang dirasa sudah menjadi tidak aman. Beberapa temuan mengindikasikan bahwa selain pemerintah memata-matai komunikasi warganya, negara maju juga ternyata menyadap pembicaraan penting yang ada di Indonesia. Untuk itulah kemudian hadir SMS Guard, aplikasi yang menjamin SMS pengguna aman dari penyadapan, anti forensik dan anti audit.

"Dengan fitur antiforensik, maka jejak digital pengiriman SMS dalam smartphone pelanggan maupun server tidak tampak, sehingga analisa dan pengujian eksistensi konten SMS tersebut menjadi sulit atau mustahil untuk dilakukan,” demikian dikatakan Sujoko, Chief Product Officer ICK Company SMS Guard.

Ditambahkannya, fitur antiaudit merupakan penyimpanan data dalam tiap tahapan proses SMS Guard berbatas waktu dan selalu dalam kondisi terenkrip. Dengan begitu, ungkpa dia, pembuktian fakta sebuah transaksi SMS menjadi sulit untuk dilacak. "SMS Guard merupakan layanan eksklusif pengamanan SMS anti adap berbasis private server,” katanya.

""Dengan SMS Guard, privasi pelanggannya untuk saling berkirim pesan SMS secara aman dijamin tanpa khawatir kontennya disadap atau diketahui pihak lain yang tidak berkepentingan. ”Lalulintas pesan pendek pelanggan SMS Guard dilindungi dengan teknologi enkripsi (pengacakan data) canggih," cetusnya.

Dijelaskannya, cara kerja dari SMS Guard adalah pesan pendek yang dikirimkan smartphone pelanggan SMS Guard dienkrip terlebih dahulu di smartphone pelanggan yang selanjutnya dikirimkan ke server SMS Guard. Kemudian server akan meneruskan SMS yang sudah terenkripsi tersebut ke nomor tujuan pengguna akhir sesama pelanggan SMS Guard. Akhirnya smartphone penerima akan mendekrip (mengurai kode) SMS tersebut sehingga kontennya bisa terbaca. “Ini membuktikan bahwa SMS yang dikirim melalui jalur layanan SMS Guard selalu dalam kondisi terenkrip mulai dari ponsel pengirim hingga ke ponsel tujuan akhir,” tandasnya.

Chief Bussiness Officer ICK Company Agung S Bakti menambahkan,  sebagai garansi keamanannya, provider siap mengembalikan biaya berlangganan hingga 1000 kali lipat jika kode enkripsinya bisa dijebol pihak lain yang tidak berkepentingan. "Inilah komitmen kami untuk menjamin privasi pelanggan,” ujar Agung.

Aplikasi layanan SMS Guard sendiri bisa diunduh setelah melakukan registrasi di web www.smsguard.co.id atau melalui customer service. Ada tiga kategori layanan yang tersedia. Yakni: silver,gold dan platinum. Masing-masing kategori memberikan tingkat pengamanan data SMS yang berbeda-beda. "Calon pelanggan bisa mendaftarkan diri via web dan memilih layanan sesuai dengan kebutuhannya,” papar Agung.

Untuk yang berminat, ada 3 paket utama layanan, yaitu silver, gold dan platinum. Dimana masing-masing membayar biaya Rp. 130 ribu, Rp. 650 ribu dan Rp. 1,3 juta per bulan. Untuk Platinum akan boleh mengirim 1000 SMS.bulan dengan tingkat keamanan sangat tinggi, sementara untuk silver hanya 100 SMS/bulan dengan keamanan standar.

Bagi yang berminat juga bisa mendaftar langsung layanan SMS Guard di ajang pameran Indocomtech 2013, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan tanggal 30 Oktober hingga 3 November.