Search
Senin 1 Juni 2020
  • :
  • :

Startup Rara Delivery mendapat Pendanaan dari 500 Startup Sebesar 1,2 Juta dolar

MAJALAH ICT – Jakarta. GMV eCommerce di Indonesia memperkirakan akan mencapai sekitar US$97 miliar pada tahun 2025 dengan logistik barang fisik mencapai US$5 miliar dalam pendapatan. Dengan meningkatnya permintaan untuk jasa pengiriman instan, konsumen sekarang mencari opsi pengiriman yang lebih cepat dan praktis.

Para pelaku industri logistik tradisional masih berfokus pada pengiriman standar untuk tiba di hari berikutnya, sedangkan, layanan berdasarkan permintaan untuk pengiriman same-day menawarkan biaya yang sangat tinggi karena kurangnya konsolidasi dan optimalisasi pada mekanisme kerjanya.

RaRa Delivery adalah satu-satunya layanan last-mile delivery di Asia Tenggara untuk bisnis eCommerce yang membuat pengiriman pada hari yang sama benar-benar dapat diukur dengan biaya yang paling optimal dengan memanfaatkan model operasional yang berbeda dan teknologi optimasi data real-time.

Beberapa klien besar RaRa Delivery adalah raksasa eCommerce Lazada, Shopee, dan Bukalapak yang memanfaatkan layanan pengiriman ekspres pada hari yang sama dengan RaRa Delivery. “RaRa adalah penyedia logistik same-day dengan kemampuan teknologi yang tangguh dan flesksibel dalam menyediakan layanan Cash On Delivery (COD). Mereka terus berinovasi dan meningkatkan kinerja serta tingkat layanannya,” kata Ferry Christian, VP Transport, Lazada Express.

Kekuatan RaRa Delivery terletak pada optimasi teknologinya yang mengoptimalkan kapasitas, slot waktu, jarak, dan optimalisasi rute untuk ribuan pesanan dalam hitungan detik.

S$1.2 juta pada pendanaan tahap awal dipimpin oleh 500 Startups. Sebuah sindikat dari Angel Central yang dipimpin oleh Der Shing Lim juga berpartisipasi dalam putaran tersebut. Der Shing, Co-Founder & Partner, Angel Central adalah salah satu angel paling aktif di wilayah ini.

“RaRa itu seperti membayangkan kembali bagaimana pengiriman same-day seharusnya dilakukan di pasar yang berkembang pesat seperti Indonesia. Apa yang bisa dieksekusi oleh tim ini benar-benar mengesankan,” ungkap Khailee Ng, Managing Partner, 500 Startups.

RaRa lulus dari GK-Play and Play Indonesia Batch 4 pada bulan April 2019. GK-PNP juga merupakan investor di angel round. Investor lain yang berpartisipasi adalah Royston Tay, Co-Founder & ex-CEO Zopim (diakuisisi oleh Zendesk), Yang Bin Kwok, Co- Founder & ex-CTO Zopim, Vidit Agarwal, Head of BD Stripe, Neelesh Suryavanshee, VP Marketing, Unilever Indonesia dan Vishal Gupta, VP Digital Transformation, Unilever.

“Kami ingin menciptakan keseimbangan yang sempurna antara layanan pelanggan dan biaya, dimana memiliki arti menawarkan layanan premium dengan biaya termurah menggunakan model dan teknologi operasional kami,” kata Karan Bhardwaj, Founder & CEO, RaRa Delivery.

Sebelumnya, Karan adalah Regional eCommerce Supply Chain Manager di Unilever yang bertanggung jawab untuk menyiapkan supply chain eCommerce Unilever agar dapat bermitra dengan semua pasar di seluruh Asia Tenggara.

“Dana tersebut akan digunakan untuk merekrut talenta yang tepat dalam Pengembangan Bisnis, Operasi, dan Teknologi supaya lebih memperluas bisnis RaRa di Indonesia dalam upaya untuk menjadi pemimpin pasar di sektor same-day delivery,” kata Karan.

 

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *