MAJALAH ICT – Jakarta. Peluncuran sebuah produk besar memang sulit sempurna, dan Apple Pay pun terbukti bukan menjadi pengecualian. Banyak orang yang menggunakan pembayaran melalui Apple Pay melaporkan hasil yang sukses. Namun, di New York City ditemukan banyaknya komplain terhadap pengguna Apple Pay, Komplian ini menyangkut adalah double charges atau tagihan ganda atas satu layanan yang dilakukan.
Dan ternyata, komplain yang muncul bukan hanya satu, tapi ratusan. Seperti dilaporkan Bloomberg, ratusan nasabah Bank of America dilaporkan dikenakan biaya ganda untuk pembelian tunggal saat peluncuran Apple Pay. Bloomberg melaporkan bahwa kesalahan pengolahan yang terjadi antara Bank Charlotte, yang berbasis di North Carolina dan setidaknya satu jaringan pembayaran bertanggung jawab untuk biaya duplikat. Bank of America mengatakan saat ini mereka bekerja untuk mengembalikan biaya tambahan. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan akan memperbaiki masalah ini segera. Semua duplikasi tagihan akan dikembalikan," kata juru bicara kepada Bloomberg. Untuk benar-benar yakin pengguna tidak dikenakan dengan biaya yang sama dua kali, pengguna Apple Pay perlu membandingkan riwayat transaksi di Passbook dengan aktivitas rekening di situs bank.
Awal kesalahan Apple Pay lainnya melibatkan gambar preview untuk kartu kredit dan debit di Passbook. Beberapa pengguna melihat gambar yang salah untuk kartu masing-masing, ini seharusnya tidak memiliki dampak pada transaksi aktual dan lebih merupakan gangguan kecil. Ketika bekerja dengan benar, gambar Passbook menyediakan referensi yang mudah bagi kartu yang telah disiapkan untuk Apple Pay. Namun jika pengguna punya beberapa kartu dari bank yang sama dan mengalami masalah ini, hal-hal seperti itu bisa membingungkan. Kartu dari Citibank dan Chase dilaporkan terpengaruh oleh kesalahan ini, meskipun perbaikan dikabarkan sudah dilakukan.

















