Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Tak Juga Urus Izin, Aplikasi Layanan Taksi Gelap Uber Segera Diblokir

MAJALAH ICT – Jakarta. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengancam akan memblokir aplikasi Uber kalau tidak kunjung ada pembuatan izin usaha. Dan karena seetelah ditelusuri keberadaan layanan jasa sewa mobil mewah oleh perusahaan Uber, tidak dapat diketahui dimana kantornya, maka aplikasi layanan Uber akan diblokir minggu ini, setelah pihak Pemda DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenkominfo untuk memblokir aplikasi Uber minggu ini. Karena jasa ini sangat tergantung pada banyaknya orang yang men-download aplikasi itu," ungkap kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M Akbar.

Ditambahkan Akbar, bentuk layanan Uber memang seperti taksi. Tapi izinnya tidak ada sehingga ilegal. "Sistem Uber sangat baik. Hanya saja, izin usaha Uber belum juga diurus, sehingga tetap saja dinilai ilegal. Ini yang kita cari solusinya," ucap Akbar.

Sebagaimana diketahui, layanan pemesanan taksi Uber masih merajalela di internet. Lewat layanan ini, pengguna masih bisa memasukkan nama dan memesan taksi. Memang layanan ini tidak hanya berlaku untuk wilayah Jakarta saja, tapi beberapa wilayah lain, namun Pemda DKI Jakarta sendiri sudahs ecara tegas menyatakan akan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menutup layanan ini. Kominfo sendiri nampaknya masih lamban merespons permintaan Pemda DKI Jakarta.

Menurut informasi yang disampaikan pihak Kominfo, pihaknya tidak bisa menutup layanan Uber begitu saja. Berbeda dengan konten yang bersifat pornografi. Pihak Kementerian Kominfo memang mengaku mengetahui adanya permintaan penutupan layanan Uber, namun secara resmi surat permintaan penutupan ke Kominfo belumlah diterima. "Kami belum menerima surat resminya," ujar sumber di Kementerian. Selain surat permintaan blokir, Kominfo juga berharap adanya alasan hukum yang kuat sehingga layanan tersebut diblokir, sebab jika tidak justru ini akan menjadi bumerang gugatan masyarakat, tambahnya.