Search
Selasa 21 Mei 2024
  • :
  • :

Telkom Berambisi Hubungkan 20 Juta Rumah dengan Internet Super Cepat

MAJALAH ICT- Jakarta. Guna mendukung program pemerintah dalam menyediakan akses internet cepat di seluruh Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) melalui anak perusahaannya, Telkom Akses, akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jaringan pita lebar (broadband). Upaya ini merupakan ambisi Telkom mewujudkan ketersediaan 20 juta rumah dengan internet super cepat hingga 10 Gbps untuk downstream dan 2,5 Gbps untuk upstream, atau meningkat dua kali lipat dari teknologi yang diadopsi sebelumnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Telkom Akses telah melakukan penandatangan kerjasama dengan onsorsium Fiberhome Technologies Indonesia dan PT Abhimata Citra Abadi. "Saya sangat berharap dengan kerjasama ini dapat memberikan kualitas sesuai standar sehingga Kerjasama dapat bertahan untuk waktu yang lama.” Ujar CEO Telkom Akses, Badriyanto, ketika penandatangan dilakukan. Kualitas yang dimaksud tentunya dalam hal pengadaan service layanan broadband berkelas internasional di Indonesia, karena sudah saatnya rakyat Indonesia dapat menikmati internet yang cepat dan stabil karena hal tersebut juga akan berdampak langsung bagi perkenomian negara dan peningkatan taraf hidup masyarakat itu sendiri.
 
Pembangunan infrastruktur Gigabit Passive Optical Network (GPON) ini bertujuan menyebarkan kabel serat optik yang bisa dinikmati konsumen rumah tangga untuk mengakses internet kecepatan tinggi. Menurut target, infrastruktur broadband tersebut akan melewati 20 juta titik/rumah hingga tahun 2015 di sekitar 900 pulau berpenghuni di Indonesia. Saat ini, infrastruktur broadband Telkom hanya melewati 8,2 juta rumah.
 
Telkom sendiri punya proyek melakukan modernisasi infrastruktur jaringan broadband di Indonesia. Telkom mendapat amanat dari pemerintah untuk mengganti kabel tembaga dengan kabel serat optik.
 
Menurut Badriyanto, proyek ini akan menutupi kesenjangan digital dan membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati akses broadband di kota maupun di desa. "Kami percaya bahwa menyediakan jaringan broadband yang andal dan terjangkau pada tingkat nasional akan berdampak positif dan signifikan untuk warga Indonesia di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan," kata Badriyanto.
 
CEO Fiberhome, Huang Liang, berjanji pihaknya akan mampu memenuhi tuntutan dari segi pekerjaan yang berkualitas dan profesional dengan mengedepankan standar mutu sesuai yang diharapkan. "Kami sangat berharap segera mendapatkan PO dari PTTA untuk membuktikan janji kami ini. Kedepan kami juga sangat berharap kontrak ini akan menciptakan peluang-peluang kerjasama yang akan datang” katanya penuh harap.