Search
Kamis 18 April 2024
  • :
  • :

Telkom Bersama BRI Luncurkan T-Bank

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) meluncurkan layanan T-Bank. T-Bank akan memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Layanan ini memungkinkan para nasabah tidak perlu lagi ke bank untuk melakukan transaksi. T-Bank akan diluncurkan pada Desember mendatang di Makassar. 

Menurut Divisi Enterprise Services Segmen Banking Management Services (BMS) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Briliyan Farid Fatoni, T-Bank hadir untuk mendukung akses masyarakat terhadap layanan perbankan. "T-Bank merupakan layanan perbankan transaksi uang elektronik (e-money) dengan berbasis nomor telepon seluler sebagai nomor rekening. Melalui layanan ini, berbagai transaksi bisa dilakukan lewat ponsel. Mulai jual beli, sampai penarikan uang tunai di agen-agen yang ditunjuk BRI," kata Briliyan. ditambahkannya, cukup dengan nomor handphone anda sebagai rekening, maka pengguna bisa melakukan berbagai transaksi tanpa harus datang ke bank.

Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Somba Opu, Bonar Sinaga mengatakan, untuk melakukan transaksi setoran, dapat melalui mobile banking, sedangkan non-nasabah dapat melalui agen-agen T-Bank. Untuk penarikan tunai dapat dilakukan melalui ATM BRI, e-Buzz BRI, Teras Keliling, dan agen. Adapun saldo maksimal untuk rekening T-Bank yang registrasinya dilakukan melalui telepon seluler adalah senilai Rp 1 juta, sementara untuk registrasi di agen Rp 5 juta. Bonor juga menambahkan, Telkom akan menyiapkan infrastruktur teknis mulai dari sistem hingga aplikasi serta beberapa anak perusahaan yang ikut mendukung segala kebutuhan BRI.  

BRI sendiri saat ini menyatakan pihak yang paling siap untuk penerapan branchless banking, kendati Bank Indonesia (BI) kemudian mengarahkan konsepnya menjadi mobile payment services (MPS). Seperti dikatakan Kepala Divisi Dana dan Jasa BRI Widodo Januarso, kepada wartawan di Jakarta.

“BRI menurut saya paling siap lah,” kata Widodo. Menurutnya, saat ini perseroan memiliki sekitar 40 juta nasabah, yang bisa diberdayakan menjadi agen perbankan dalam perluasan akses layanan keuangan kepada masyarakat, utamanya di daerah-daerah terpencil sesuai dengan cita-cita Financial Inclusion (Inklusi Keuangan). "Dari 40 juta nasabah, tidak usah jauh-jauh, 5% saja lah jadi agen, itu sudah siap,” tambahnya.

Dalam proyek uji coba branchless banking atau MPS yang digelar BI pada medio Mei lalu, dan rencananya akan selesai pada November tahun ini, BRI menawarkan produk hybrid T-Bank dan mengandalkan 14 agen yang dipilih dari nasabah individual Kupedes BRI, mitra payment point BRI dan Plasa Telkom. Lokasi yang dipilih perseroan antara lain Kecamatan Ayah, Sempor dan Karanggayam di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah serta Kecamatan Rogojampi, Sempu dan Muncar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

T-Bank sendiri, sebagai produk yang ditawarkan dalam uji coba branchless banking ini, merupakan produk berbasis nomor HP yang dikembangkan BRI bersama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom). Saldo maksimal untuk rekening T-Bank yang adalah nomor HP dari anak usaha Telkom yakni Telkomsel, registrasinya dilakukan melalui HP sebesar Rp1 juta, sementara untuk yang lewat agen sebesar Rp5 juta.

Kesiapan BRI nampaknya juga akan didukung dengan rencana pemanfaatan satelit sebagai tulang punggung jaringan komunikasi BRI. Apalagi, Pemerintah telah menunjuk BRI untuk mengambil alih penggunaan slot satelit 105,5 BT yang selama ini dipakai Indosat. Penetapan BRI ini diketahui dari Hasil Rapat Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Dalam rapat tersebut, Kementerian Pertahanan akan menggunakan sebagai kapasitas transponder satelit BRI untuk operasi strategis.