Search
Selasa 16 Juli 2024
  • :
  • :

Telkom Buka Layanan Remitansi di Hong Kong

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) membuka layanan remitansi (pengiriman uang) international di Hong Kong. Peluncuran remittance dengan brand "Delima" di Hong Kong tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Utama Finnet Indonesia (anak usaha Telkom), Otong Iip dengan Presiden Direktur Chandra Remittance, Tjhin Wahyudi Chandra yang disaksikan oleh Direktur Enterprise and Business, Telkom Muhammad Awaluddin.

Peluncuran layanan international remittance ini bertujuan memberikan jasa pengiriman uang untuk melayani masyarakat Indonesia yang berada di Hong KongBerdasarkan perjanjian kerja sama tersebut, Finnet Indonesia dan Chandra Remittance berkomitmen untuk menyelenggarakan layanan pengiriman uang antara Hongkong dan Indonesia untuk melayani masyarakat Indonesia yang berada di Hong Kong.

Menurut Awaluddin, Finnet Indonesia memberikan layanan Delima berbasiskan Information Communication Technology(ICT) sehingga layanan transaksi pengiriman uang oleh Chandra Remittance dapat dilakukan secara online antara Hongkong dan Indonesia. "Dengan kerja sama ini, Chandra Remittance yang mempunyai 17 kantor cabang dan 58 agen saat ini sudah dapat bertransaksi dengan seluruh Agen Delima di seluruh Indonesia dan bank-bank yang ada di Indonesia,” kata Awaluddin.

Terkait model bisnis, kata Awaluddin, Telkom merambah bisnis international remittance lewat Delima dengan konsep business follows the people. Layanan ini menyasar negara-negara dimana masyarakat Indonesia khususnya TKI yang berada di negara tersebut cukup besar. Selain Hongkong, sampai dengan akhir tahun 2013, Telkom menargetkan akan merambah bisnisinternational remittance di Malaysia, Arab Saudi dan Taiwan. "Saat ini pasar international remittance ke Indonesia di 4 negara tersebut mencapai hampr 80% atau sekitar Rp 60 triliun terhadap keseluruhan pasar international remittance ke Indonesia sekitar Rp 80 triliun,” jelasnya. 

Untuk target, Awaluddin menjelaskan, karena sudah banyak pemain besar bisnis international remittance, untuk tahun pertama Telkom tidak muluk-muluk dalam memasang target. Perseroan menargetkan uang yang ditransaksikan lewat Delima Remittance dalam 1 tahun pertama sebesar Rp 1 triliun dengan pendapatan yang diperoleh Telkom sebesar Rp 3 milliar. 

Sementara itu, Otong Iip mengatakan, masyarakat Indonesia akan semakin dimudahkan berkat layanan remittance ini. Pengguna bisa memilih dua jenis layanan, yaitu pengiriman uang ke rekening bank di Indonesia, dan mengirimkan uang secara tunai, dan penerima bisa mengambil uang tersebut di 40.000 agen delima yang terdaftar di seluruh Tanah Air.