MAJALAH ICT – Jakarta. Telstra dan Telkom Indonesia mengumumkan terbentuknya perusahaan patungan (Joint Venture) untuk menyediakan aplikasi dan layanan jaringan untuk perusahaan Indonesia, multi-nasional dan perusahaan Australia yang beroperasi di Indonesia.
Network Application and Services (NAS) yang akan dikerjakan bersama ini untuk mendukung bisnis, efisiensi operasional dan peningkatan produktivitas serta melindungi informasi bisnis, yang memungkinkan perusahaan untuk lebih fokus pada bisnis dan pelanggan inti.
Telstra Global Enterprise dan Services Group Executive, Brendon Riley, mengatakan joint venture menyatukan dua penyedia layanan telekomunikasi dan perusahaan terkemuka di kawasan ini dalam kemitraan strategis untuk memberikan NAS untuk perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
"JV merupakan langkah penting dalam strategi Asia Telstra dan sejalan dengan tujuan kami untuk membangun bisnis pertumbuhan baru yang memanfaatkan kekuatan kemampuan kita yang unik akan penyediakan aplikasi dan layanan jaringan. Kami sangat antusias untuk membangun pasar baru solusi perusahaan dengan Telkom, " kata Riley.
"Kita harapkan JV ini akan mulai menyediakan layanan Network & Application Services (NAS) atau cloud computing bagi pelanggan korporasi di Indonesia pada 2015 mendatang,” ungkap Direktur Utama Telkom Arief Yahya. Menurutnya, kesuksesan Telstra dalam melakukan transformasi bisnis, kompetensi yang dimiliki dalam bisnis NAS dan pengalaman Tesltra dalam penyediaan layanan ICT di lebih dari 800 perusahaan di Australia menjadi alasan utama Telkom untuk menjalin kerjasama dengan Telstra.
"Kami ingin menjadi bagian dari pemain global. Karena itu kami bekerjasama dengan pemain besar seperti Telstra. Kami yakin kerjasama penyediaan solusi NAS ini akan tumbuh secara signifikan, mengingat pengalaman Telstra sebagai pemain global serta posisi Telkom sebagai pemain utama dalam bisnis bisnis ICT dan data center,” harap Arief.

















