Search
Jumat 18 September 2020
  • :
  • :

Telkom Sambungkan 357 Pemda dengan Bandwidthh 25 Mbps Per Pemda

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah di Awal 2013 PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) meluncurkan program Indonesia Digital Government (IndiGov), kini telah menunjukkan perkembangan signifikan. Telkom telah berhasil menyambungkan 357 pemda dengan total bandwidth sebesar 10 Gbps atau 25 Mbps per pemda.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin, mengatakan IndiGov dimulai dengan pembentukan komunitas Government (G-Society) bagi 501 pemkab dan pemkot, 33 provinsi dan lembaga pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
 
"G-Society ini sendiri dalam implementasinya dikenal dengan istilah G-DiSo (Government Digital Society) yang arahnya adalah penyediaan infrastruktur information and communication technology (ICT) pada sektor sektor pemerintahan, public, dan dunia usaha," kata Awaluddin.

 

IndiGov merupakan flagship dari Telkom Indonesia dalam membangun Infrastruktur jaringan Information and Communication Technology (ICT) di pemerintah daerah di Indonesia berbasis jaringan serat optik. Program ini sejalan dalam kerangka besar program Telkom Indonesia Digital Network (IDN) 2015 dalam mendukung program Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
 
Program Indonesia Digital Network (IDN) 2015 merupakan visi pengembangan infrastruktur "true broadband" Telkom secara end to end yang akan dicapai melalui pembangunan tiga infrastruktur utama, yakni Indonesia Digital Access (ID Access), Indonesia Digital Ring (ID Ring) dan Indonesia Digital Convergence (ID Convergence).
 
Saat ini, kata Awaluddin, sudah terbentuk 53 G-DiSo yang identik dengan 53 pemda di seluruh Indonesia yang mengintegrasikan kegiatannya pada 3 sektor utama diatas. Awaluddin memperkirakan tidak kurang 100 pemda akan bergabung membentuk 100 G-DiSo sampai dengan akhir tahun 2013 ini.
 
"Telkom juga menyediakan Government Connectivity (G-Connect) yang kegiatannya di 2013 berupa penarikan kabel serat optik di 2.231 site, meliputi kantor pemkab/pemkot, Kantor LPSE Pemda, mapolres, kodim dan kantor provinsi di seluruh Indonesia. Sehingga, diharapkan tahun ini akan terbentuk G-Pipe atau Government Broadband Pipe dalam kapasitas besar," jelasnya.
 
Tersambungnya 357 pemda dengan jaringan serat optik Telkom dengan total konsumsi bandwidth mendekati 10 Gbps, sehingga rata rata konsumsi bandwidth sudah melebihi 25 Mbps per pemda merupakan salah satu pencapaian realisasi program IndiGov sampai dengan Oktober 2013.  .
 
"Tahapan berikutnya adalah penyediaan Government Content yg berbasis komputasi awan dalam bentuk Government Cloud atau G-Cloud. Layanan ini akan meniadakan investasi pemda dalam hal penyediaan hardware, software dan platform serta termasuk dalam hal penyimpanan data di pusat data (data center) yang semuanya disediakan oleh Telkom termasuk konten seperti e-office, e-procurement, e-PTSP berbasis cloud computing," kata Awaluddin mantap.

Loading...




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *