Search
Kamis 23 Mei 2024
  • :
  • :

Telkom Yakin akan Lengkapi Ekspansi ke-10 Negara Tahun Ini

MAJALAH ICT – Jakarta. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menargetkan ekspansi internasional dapat berkontribusi 10 persen terhadap nilai perseroan yang sebesar Rp 300 triliun pada tahun 2015. Dan setelah Hongkong, Telin akan merambah Taiwan. 

Menurut   Direktur Utama PT Telkom, Arief Yahya, selain mengandalkan bisnis domestik, Telkom melalui Telin terus berusaha menuntaskan target ekspansi internasional ke-10 negara pada tahun ini. Ekspansi paling baru adalah peluncuran layanan kartu As 2in1 di Macau.

Dari strategi bisnya, Telkom mengincar pendapatan dari bisnis internasional yang dikelola PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) sebesar Rp 5 triliun pada tahun 2015. "Kami menargetkan kontribusi ekspansi internasional sekitar 5 persen dari target pendapatan Rp 100 triliun pada tahun 2015,” kata arief.

Sementara itu, menurut Wholesale & International Service Telkom, Ririek Adriansyah, pasar Taiwan lumayan menjanjikan sebab ada sekitar 220.000 pekerja asal Indonesia di Taiwan. "Populasi orang Indonesia di Taiwan terbesar kedua setelah populasi orang Tiongkok,” ujar Ririek.

Di awal September 2014, Telkom resmi masuk ke pasar Amerika Serikat ditandai dengan pembukaan kantor Telekomunikasi Indonesia International USA, Inc (Telkom USA) di Los Angeles. Kemudian, Telkom akan meluncurkan layanan co-branding bersama operator Zain asal Arab Saudi pada November 2014. Pencapaian tersebut menggenapi 10 Negara yang menjadi ekspansi bisnis Telkom di internasional.

Telkom telah memiliki Telin Singapura yang mengelola bisnis wholesale voice, connectivity dan data center, kemudian Telin Hong Kong yang memiliki lisensi remitansi dan mobile virtual network operator (MVNO). Sementara di Myanmar memiliki layanan enterprise services, Telin Timor Leste yang mengelola bisnis selular, sedangkan Telin Australia untuk bisnis BPO.