Search
Selasa 16 April 2024
  • :
  • :

Telkomsel dan XL Harus Bayar Frekuensi 3G Paling Lambat 18 Maret

MAJALAH ICT – Jakarta. Setelah penetapan pemenang seleksi blok tambahan 3G yang dilakukan Menteri Komunikasi dan Informatika, maka pemerintah memberikan batas waktu hingga 18 Maret ini agar Telkomsel dan Xl Axiata melunasi pembayaran up front fee spektrum dan biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi tahunan.

Demikian diungkap Kepla Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gatot S. Dewa Broto. Menurut Gatot, setelah masa sanggah yang diberikan selama dua hari pada tanggal 26-27 Februari 2013 tidak digunakan oleh peserta seleksi, maka sesuai jadwal kegiatan berikutnya adalah ditanda-tanganinya Keputusan Menteri Kominfo tentang Penetapan PT. Telekomunikasi Selular sebagai Pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio Tambahan pada Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz untuk Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler IMT-2000 dan juga ditanda-tanganinya Keputusan Menteri Kominfo seupa yang ditujukan untuk PT XL Axiata Tbk.

“Pada Surat Keputusan Menteri Kominfo tanggal 5 Maret 2013 ini diatur pula di dalamnya tentang sejumlah kewajiban yang harus dilakukan. Seperti di antaranya kewajinan untuk pembayaran up front fee dan annual fee paling lambat tanggal 18 Maret 2013,” papar Gatot.

Ditambahkan Gatot, hasil akhir yang diputuskan Menteri sama denga hasil keputusan Tim Seleksi, dimana ditetapkan Telkomsel sebagai pemenang seleksi dengan peringkat pertama berdasarkan hasil seleksi, dengan alokasi pita frekuensi radio tambahan pada rentang frekuensi radio 1970-1975 MHz berpasangan dengan rentang frekuensi radio 2160-2165 MHz. Dan, XL sebagai pemenang seleksi dengan peringkat kedua berdasarkan hasil seleksi, dengan alokasi pita frekuensi radio tambahan pada rentang frekuensi radio 1975-1980 MHz bcrpasangan dengan rentang frekuensi radio 2165-2170 MHz.

“Ini pemberitahuan juga bahwa seluruh rangkaian kegiatan seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio Tambahan pada Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz untuk Penyelenggaraan Jaringan Bergerak telah dinyatakan selesai dengan sukses,” ujar Gatot.